Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Aplikasi Artificial Intelligence Pada Mobil (Foto: Shutterstock)
Dream - Uni Emirates Arab (UEA) saat ini sedang mengalami perombakan kabinet. Dalam perombakan kabinet itu, Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA Mohammed bin Rashid Al Maktoum membuat kementerian baru.
Kementerian yang khusus mengurusi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Mungkin ini yang pertama di dunia.
Untuk mengisi jabatan Menteri Negara untuk Kecerdasan Buatan, Rashid menunjuk Omar bin Sultan al-Olama, 27 tahun.
"Kami ingin UEA menjadi negara yang paling siap di dunia untuk kecerdasan buatan," kata Sheikh Mohammed, kepada laman Al Arabiya, diakses Dream, Selasa, 25 Oktober 2017.
Penunjukkan Al Olama didasari atas alasan yang kuat. Meski usianya muda, Al Olama telah menjadi Wakil Direktur Departeman Masa Depan. Al Olama juga telah menjadi anggota Komite Eksekutif World Government Summit sejak 2014.
WhatsOn Dubai melaporkan, Al Olama merupakan lulusan Universitas Amerika di Dubai.

Pengumuman kementerian futuristik itu dibuat sebagai fondasi rencana jangka panjang UEA untuk teknologi bernama UEA Centennial 2071. Proyek jangka panjang berusaha menjadikan UEA sebagai basis penjualan AI dunia.
"Gelombang baru setelah Smart Government ialah percepatan semua layanan di berbagai sektor dan infrastruktur masa depan. Kami berusaha untuk mengadopsi semua alat dan metodologi yang terkait dengan kecerdasan buatan untuk mempercepat dan memastikan efisiensi yang lebih besar untuk layanan pemerintah di semua lini," ucap Rashid kepada The National.
UAE Artificial Intelligence Strategy aims to speed up government’s performance &create conducive creative environment with high productivity pic.twitter.com/keuhyB2Km9
— Dubai Media Office (@DXBMediaOffice)17 Oktober 2017
Kecerdasan buatan ini, kata Rashid, akan menghasilkan peluang baru bagi pendapatan dan perekonomian UEA.
Dikatakannya, pengembangan kecerdasan buatan akan menghasilkan pendapatan baru dan memberi peluang baru bagi perekonomian nasional.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari