Menteri `Artificial Intelligence` Cuma Ada di Negara Ini

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 26 Oktober 2017 09:01
Menteri `Artificial Intelligence` Cuma Ada di Negara Ini
UEA ingin menjadi negara produsen Artificial Intelligence (AI) untuk dunia.

Dream - Uni Emirates Arab (UEA) saat ini sedang mengalami perombakan kabinet. Dalam perombakan kabinet itu, Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA Mohammed bin Rashid Al Maktoum membuat kementerian baru.

Kementerian yang khusus mengurusi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Mungkin ini yang pertama di dunia. 

Untuk mengisi jabatan Menteri Negara untuk Kecerdasan Buatan, Rashid menunjuk Omar bin Sultan al-Olama, 27 tahun.

" Kami ingin UEA menjadi negara yang paling siap di dunia untuk kecerdasan buatan," kata Sheikh Mohammed, kepada laman Al Arabiya, diakses Dream, Selasa, 25 Oktober 2017.

Penunjukkan Al Olama didasari atas alasan yang kuat. Meski usianya muda, Al Olama telah menjadi Wakil Direktur Departeman Masa Depan. Al Olama juga telah menjadi anggota Komite Eksekutif World Government Summit sejak 2014.

WhatsOn Dubai melaporkan, Al Olama merupakan lulusan Universitas Amerika di Dubai.

 Menteri AI Al Olama

Pengumuman kementerian futuristik itu dibuat sebagai fondasi rencana jangka panjang UEA untuk teknologi bernama UEA Centennial 2071. Proyek jangka panjang berusaha menjadikan UEA sebagai basis penjualan AI dunia.

" Gelombang baru setelah Smart Government ialah percepatan semua layanan di berbagai sektor dan infrastruktur masa depan. Kami berusaha untuk mengadopsi semua alat dan metodologi yang terkait dengan kecerdasan buatan untuk mempercepat dan memastikan efisiensi yang lebih besar untuk layanan pemerintah di semua lini," ucap Rashid kepada The National.

Kecerdasan buatan ini, kata Rashid, akan menghasilkan peluang baru bagi pendapatan dan perekonomian UEA.

Dikatakannya, pengembangan kecerdasan buatan akan menghasilkan pendapatan baru dan memberi peluang baru bagi perekonomian nasional.

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie