Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Conservancy Of Southwest Florida)
Dream - Seekor ular piton Burma di Florida ditemukan sedang berusaha menelan rusa berekor putih yang ukurannya jauh lebih besar dari tubuhnya. Para ahli mengatakan bahwa ular piton suka membunuh dan memakan mangsa yang besar.
Tapi untuk kasus di Florida ini sangat luar biasa karena rasio perbedaan ukuran tubuh kedua makhluk ini sangat besar sekali.
Ular rakus tersebut ditemukan sedang berusaha menelan rusa berekor putih secara utuh di pedalaman hutan Collier-Seminole, Florida.
Awalnya ular tersebut sangat percaya diri bisa menelan mangsanya yang berukuran sangat besar secara utuh. Tetapi ular itu akhirnya menyerah dan stres sebab mangsanya tidak bisa masuk seluruhnya.
Ular tersebut kemudian memuntahkan mangsa yang sudah mati itu secara utuh.
Fox6now.com melaporkan saat diukur, ular piton Burma itu beratnya mencapai 14,2 kilogram. Sedangkan rusa berekor putih itu beratnya 16 kg. Itu artinya mangsa ular piton Burma itu massanya 111 persen lebih besar dari ular itu sendiri.
Di alam liar, ular piton biasanya memuntahkan kembali mangsanya jika ada makhluk lain yang mendekat. Dengan memuntahkan kembali mangsanya, ular punya kesempatan untuk melarikan diri.
Piton adalah ular yang membunuh mangsanya dengan cara membelit. Sehingga bagian dalam tubuh rusa yang malang itu kemungkinan besar sudah hancur karena belitan ular piton yang terkenal kuat
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya