Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mayat Di Selokan (Foto: Viral4real.com)
Dream - Baru-baru ini masyarakat Filipina dikejutkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di dalam selokan yang dipenuhi sampah. Warga sekitar menduga jika pria tersebut merupakan korban pembunuhan atau aksi kejahatan.

Namun setelah tim penyelamat datang ke lokasi untuk mengevakuasi pria tersebut, ditemukan fakta lain.
Dilansir viral4real.com, Senin 12 Maret 2018, pria dengan pakaian serba hitam itu tenyata hanya tertidur karena mengonsumsi minuman alkohol.

Sementara itu pihak kepolisian berasumsi si pria terjatuh ke selokan sebelum hilang kesadaran karena pengaruh alkohol. Saat proses evakuasi berlangsung, petugas kesulitan mengangkat si pria karena bobot tubuhnya yang cukup besar.

© Dream
Dream - Warga di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat gempar ketika menemukan makhluk aneh merangkak di dalam selokan di Jalan Howitzer Raya pada Senin, 13 Maret 2017 lalu.
Sosok aneh itu terlihat besar dan berwarna hitam. Tak ada satupun warga yang berani untuk mendekati selokan tersebut. Mereka pun segera menghubungi pihak berwajib untuk menyelidiki kejadian itu.
Makhluk aneh yang berwarna hitam yang diselimuti lumpur itu pada awalnya dicurigai sebagai biawak raksasa. Namun setelah diperiksa polisi, makhluk itu ternyata seorang pria bernama Supeno.
Kapolsek Kemayoran Komisaris Polisi M. Rosid mengatakan pria 28 tahun itu adalah warga Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Supeno yang sudah dalam kondisi kedinginan dan tidak mengenakan pakaian itu akhirnya ditolong polisi dan warga. Mereka ramai-ramai memandikan dan memberikan baju Supeno sebelum membawa pria tersebut ke Polsek Kemayoran.
Polisi membawa Supeno ke Polsek sambil menunggu keluarganya menjemput pria yang ternyata mengalami gangguan jiwa itu. Keluarga mengatakan Supeno stres karena mantan majikannya tidak membayar gajinya selama sebulan.
Yati, kakak Supeno, mengatakan adiknya itu pernah bekerja sebagai buruh bangunan di Bandung selama sebulan. Akibat merasa tidak digaji majikannya itu, Supeno menjadi depresidan melakukan aksi yang sempat membuat geger warga Kemayoran.
Kini Supeno ditempatkan di rumah sakit jiwa di Pekalongan, Jawa Tengah untuk mendapatkan perawatan.
(Sumber: mynewshub.cc)
© Dream
Dream - Sebuah peristiwa tak lazim terjadi saat para anggota Polsek Mirit Kebumen tengah berpatroli menyusuri permukiman warga, tepatnya di Desa Mangunranan, pada 9 November 2016.
Tiba-tiba mobil patroli yang dikemudikan oleh Bripka Tauchid dihentikan oleh Taufiq, kepaladesa setempat.
Taufiq yang tampak panik kemudian melaporkan bahwa ada penemuan mayat tanpa identitas tergeletak di persawahan.
Tak menunggu lama, Bripka Tauchid bersama rekannya Bripka Mustofa pun langsung meluncur ke TKP yang dimaksud.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, mereka pun mendapati seorang `jasad` pria tergeletak di persawahan.
Keberadaannya membuat geger dan menjadi tontonan warga sekitar.
Bahkan ada juga warga yang mengambil foto dari sosok yang diduga mayat lelaki itu. Petugas pun dengan sigap berupaya mengevakuasi tubuh lelaki itu.

(Ism, Sumber: tribratanews-polreskebumen.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya