JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Tim BPBD Membersihkan Material Longsoran (Foto:Twitter/@bnpd_indonesia)
Dream - Tak hanya manusia, personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengevakuasi hewan. Mereka dituntut selalu sigap bila ada laporan dan diminta bantuan oleh masyarakat.
Seperti yang dilakukan pada Sabtu 10 Maret 2018. Tim Reaksi Cepat Tanggap BPBD Boyolali, Jawa Tengah mengevakuasi kucing yang tercebur ke sumur di Dukuh Ngendu Kidul, Desa Batang, Kecamatan Banyudono.
Novita, pemilik kucing itu, menghubungi Pusdalops BPBD Boyolali dan meminta bantuan. Kucing sembunyi di lubang di dalam sumur dalam kondisi basah kuyup dan kedinginan.
" Personil TRC BPBD turun membawa kotak plastik dan mengevakuasi kucing dari dasar sumur. Bencana dan musibah sering datang kapan saja," ucap Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan tertulisnya.

Sutopo mengatakan, kasus unik tak hanya terjadi di Boyolali. Di Tuban, Jawa Timur, BPBD setempat juga harus mengevakuasi sapi yang tercebur ke sumur.

Sementara itu, di Banyumas, Jawa Tengah, BPBD setempat mengevakuasi orang yang memanjat pohon tapi tak berani turun.
" Manjat terlalu tinggi, ketika mau turun takut. Terika-teriak minta tolong," ucap Sutopo.

Akhirnya, BPBD Banyumas mengevakuasi korban tersebut. " Jadi kalau ada pejabat tinggi yang susah atau tidak mau turun, kita panggil saja BPBD untuk menurunkan pejabat itu haha," kata Sutopo berkelakar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
