Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Juru Bicara Pemerintah Untun Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Juru bicara pemerintah untun penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menargetkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menargetkan 20 ribu spesimen dapat diperiksa tiap hari sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Hingga saat ini, sudah ada 380.973 spesimen dengan pemeriksaan rata-rata harian mencapai 13 ribuan.
" Ada 13.333 spesimen yang kita periksa (per 24 jam terakhir). Kita akan terus menigkatkan upaya untuk pemeriksaan lebih masih lagi," ujar Yurianto.
Dia mengatakan target 20 ribu per hari terus dikejar untuk mendapatkan hasil yang optimal. Yurianto optimistis target tersebut dapat diraih mengingat sarana pemeriksaan yang tersedia sudah mencukupi.
" Kami sudah mengaktifkan 66 mesin Tes Cepat Molekuler di seua wilayah di Tanah Air," kata dia.
Dari berbagai pemeriksaan yang dilakukan tim, Gugus Tugas Covid-19 melaporkan terdapat kasus positif Covid-19 baru sebanyak 703 orang dalam 24 jam terakhir hingga pukul 12 siang hari ini. Total pasien positif Covid-19 di Indonesia hingga saat ini sudah mencapai 29.521 pasien.
Sementara laporan kasus pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga mengalami peningkatan signifikan. Dilaporkan sebanyak 551 orang telah dinyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 9.443 pasien. Sedangkan kasus meninggal bertambah 49 orang menjadi 1.770 orang.
Yurianto mengatakan terjadi peningkatan jumlah pasien sembuh di beberapa provinsi di Tanah Air. Seperti di Jawa Timur yang melaporkan 118 pasien telah sembuh meski kasus baru tercatat 141 orang.
" DKI melaporkan 76 positif tetapi juga melaporkan 144 orang sembuh," kata dia,
Demikian pula dengan Banten yang mencatatkan 24 kasus baru tetapi ada 45 pasien sembuh. Juga Sumatera Barat dengan 13 kasus baru tapi 21 orang sudah sembuh.
Jawa Barat hari ini mencatatkan 12 kasus baru tetapi ada 45 orang dinyatakan sembuh. Kalimantan Barat 3 kasus baru dengan 15 orang sembuh dan Papua Barat punya 2 kasus baru dengan 17 pasien telah sembuh.
" INi yang harus kita syukuri bahwa semakin banyak kecenderungan sembuh," kata Yurianto.
Dream - Kasus Covid-19 di Indonesia kembali menunjukkan kenaikan. Meski demikian, jumlah pasien sembuh terus bertambah.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan sebanyak 13.206 spesimen telah selesai diperiksa dalam 24 jam terakhir. Total yang telah diperiksa hingga siang ini tercatat sudah mencapai 367.640 spesimen.
" Dari pemeriksaan tersebut kita konfirmasikan terdapat kasus konfirmasi positif sebanyak 585 orang totalnya menjadi 28.818 orang," ujar Yurianto, Kamis 4 Juni 2020.
Kasus pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh juga bertambah 486 orang sehingga total menjadi 8.892 orang. Sementara pasien meninggal bertambah 23 orang menjadi 1.721 kasus.
Yurianto mengatakan terdapat kenaikan jumlah pasien sembuh cukup signifikan di Jawa Timur. Penambahan jumlah pasien positif jauh lebih rendah dibandingkan pasien sembuh.
" Jatim meningkat 90 orang kalau kita bandingkan kemarin sebenarnya mengalami penurunan tetapi secara signifikan pasien yang sembuh ada 290 orang," kata Yurianto.
Di DKI Jakarta, ucap dia, ada kasus positif baru sebanyak 94 orang dan pasien sembuh 21 orang. Sulawesi Selatan ada penambahan kasus positif 54 orang dengan pasien sembuh tiga orang dan di Sumatera Utara ada kenaikan 44 kasus baru dengan tujuh pasien sembuh.
Dream - Penyebaran virus corona di Indonesia sampai saat ini masih terjadi. Ini terbukti dari kembali bertambahnya kasus positif Covid-19.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menyebutkan, dalam kurun waktu 24 jam terakhir, terjadi penambahan pasien positif Covid-19. Hasil itu didapat dari pemeriksaan 11.970 spesimen sejak Selasa, 2 Juni hingga Rabu, 3 Juni 2020 pukul 12.00 WIB.
" Dari pemeriksaan ini kita mendapatkan kasus konfirmasi positif 684 sehingga totalnya menjadi 28.233," kata Yurianto.
Yurianto mengatakan jumlah kasus baru terbanyak tercatat di Jawa Timur sebanyak 183 pasien. DKI Jakarta ada 82 kasus baru, Banten 72 kasus baru, Kalimantan Selatan 64 kasus baru, dan Papua 32 kasus baru.
" Kalau kita bandingkan dengan yang sembuh, 471 orang dilaporkan sembuh pada hari ini sehingga total menjadi 8.406 orang," kata dia.
Yurianto kemudian menjelaskan perbandingkan kasus positif baru dengan pasien sembuh di beberapa provinsi. Seperti Jatim, meski kasus baru tertinggi sebanyak 183 pasien namun jumlah yang dinyatakan sembuh mencapai 100 orang.
" Kemudian DKI meningkat 82 orang positif baru tetapi jumlah pasien sembuh hari ini adalah 187 orang," kata dia.
Demikian pula di Papua. Meski ada 39 kasus positif baru, jumlah pasien sembuh mencapai 78 orang.
" Sementara meninggal (secara keseluruhan) 35 orang menjadi 1.698 orang," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya