Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Kasus positif harian Covid-19 di Indonesia pada Senin 9 November 2020 turun jauh. Menurut data yang dilansir Covid19.go.id, kasus positif harian Covid-19 hari ini tercatat 2.858.
Jumlah tersebut turun cukup banyak dibandingkan data kasus positif harian pada Minggu 8 November, yang mencapai 3.880 kasus.
Dengan tambahan 2.858 infeksi baru itu, total kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga kini mencapai 440.569. Dengan 53.614 di antaranya adalah kasus aktif dan positivity rate Indonesia kini sebesar 12,2 persen.
Data kasus sembuh harian naik menjadi 3.968, sedikit di atas hari sebelumnya senyak 3.881 kasus.
Sedangkan total pasien sembuh saat ini sebanyak 372.266 kasus dengan recovery rate sebesar 84,5 persen. Data ini menunjukkan pasien pulih dari Covid-19 terus meningkat.
Sementara, kematian akibat Covid-19 hari ini tercatat 75 kasus, naik dua kasus dari hari sebelumnya.
Akumulasi pasien meninggal kini menjadi 14.689 kasus dengan fatality rate sebesar 3,3 persen. Sedangkan kasus suspek saat ini tercatat sebanyak 57.925 kasus.
Dream - Untuk pertama kalinya, data kasus baru dengan sembuh berada di level hampir sama. Bahkan selisihnya sangat tipis.
Data terkini Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Covid19.go.id per 8 November 2020, pasien positif baru tercatat sebanyak 3.880 kasus. Sedangkan akumulasi jumlah pasien positif kini menjadi 437.716 kasus.
Dari total kasus positif tersebut, 54.804 pasien di antaranya merupakan kasus aktif. Sedangkan positivity rate saat ini menjadi 12,5 persen.
Data kesembuhan juga mengalami peningkatan. Tercatat dalam 24 jam terakhir, sebanyak 3.881 kasus dinyatakan sembuh.
Akumulasi pasien sembuh saat ini menjadi 368.298 kasus. Sedangkan recovery ratenya menjadi 84,1 persen.
Jika diperhatikan data pasien positif baru dan kasus sembuh hampir berada di titik keseimbangan dengan 3.880 kasus positif dan 3.881 kasus sembuh. Selisih hanya terjadi sebanyak satu kasus, menjadikan data kesembuhan lebih banyak dari positif.
Sedangkan kasus kematian menurun tajam. Hari ini, 74 kasus dinyatakan meninggal, jauh lebih sedikit dibandingkan kemarin sebanyak 98 kasus.
Jumlah keseluruhan pasien meninggal menjadi 14.614 kasus, dengan fatality rate sebanyak 3,3 persen. Sementara, masih ada 57.043 kasus saat ini masuk kategori suspek.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya