Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rumah Sakti Di Wuhan Dipadati Warga (Twitter/@badiucao)
Dream - Jumlah kasus virus corona dan kematian di Wuhan meningkat pesat tiap hari. Ada sekitar 2.813 kasus terkonfirmasi dan dilaporkan sekitar 80 korban telah meninggal dunia.
Tetapi, jumlah kematian diduga jauh lebih banyak daripada yang dilaporkan sejumlah media. Di China, pemerintah menyatakan ada 2.761 kasus terkonfirmasi dan 80 angka kematian menurut media mainstream.
Namun, belakangan muncul video seorang perawat mengklaim ada 90 ribu orang di China telah terinfeksi virus corona. Video tersebut viral di media sosial. Belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Tirai Bambu tersebut.
Mengenakan masker putih menutupi wajahnya, wanita yang mengaku sebagai perawat itu menyampaikan kabar yang mengejutkan.
" Saya sekarang di kawasan terinfeksi Distrik Hankou di Wuhan. Izinkan saya memberitahu Anda mengenai situasi di Provinsi Hubei dan China saat ini," kata perawat itu, dikutip dari World of Buzz.
" Sejauh ini, lebih dari 90 ribu telah terinfeksi virus corona," lanjut dia.
" Berapa tingkat orang terinfeksi? Tanpa karantika atau penanganan efektif secepatnya, satu orang terinfeksi dapat menularkan virus ke 14 orang terdekat darinya. Tingkat infeksi sangat tinggi," kata dia.
Kabar ini tidak mengherankan, mengingat banyak rumah sakit dipenuhi pasien terinfeksi. Banyak dari mereka sampai tergeletak di lantai sementara staf rumah sakit sangat terbatas.
Yang menbuat virus corona Wuhan sangat mematikan yaitu orang yang terinfeksi bisa menyebarkan virus kepada orang lain selama masa inkubasi. Bahkan sebelum tanda-tanda sakit muncul.
Ini berarti orang yang melewati bandara dan pemindaian suhu tubuh bisa jadi sudah terinfeksi. Tetapi, mereka dibolehkan pergi karena tanda-tanda penyakit belum muncul.
Setelah lolos, siapapun bisa menulari orang lain yang mengadakan kontak dengan dia. Ini membuatnya semakin sulit dilacak begitu gejala mulai terlihat.
Pasien termuda yang terinfeksi virus corona adalah bayi berusia sembilan bulan. Bayi itu sebelumnya punya kontak dengan pasien terinfeksi di Hubei.
Dilaporkan Oriental Daily, ini merupakan kasus pertama di mana bayi menjadi pasien positif terjangkit corona.
Dream - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele be Solu di Kota Sorong, Papua Barat, menerima pasien rujukan dari rumah sakit swasta. Pasien tersebut diduga terjangkit virus corona.
Direktur RSUD Sele Be Solu, Mavkren Kambuaya, mengatakan pasien tersebut merupakan Warga Negara China asal Hunan berinisial YP, 39 tahun. Pasien tersebut kini tengah dirawat intensif dalam ruang isolasi.
YP merupakan warga China yang sedang berlibur ke kawasan Raja Ampat. Pria itu mengalami demam tinggi dan batuk.
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan, membenarkan hal tersebut. Tetapi, belum dapat dipastikan apakah pasien tersebut positif terserang corona atau bukan.
" Benar ada satu orang di Sorong yang diduga terjangkit virus corona. Ini masih diduga, dia adalah wisatawan asal China yang mau ke Raja Ampat," ujar Otto, dikutip dari Liputan6.com.
Untuk mencegah penyebaran virus corona di Papua Barat, pemerintah setempat mewajibkan seluruh tenaga kerja asing asal China menjalani pemeriksaan medis.
Pemeriksaan akan dijalankan di setiap perusahaan yang mempekerjakan warga China.
" Ini sebagai langkah antisipasi, belum ditemukan kasus corona di Papua Barat tapi pencegahannya wajib dilakukan agar virus tersebut tidak menyebar dan mewabah," kata Otto.
Pemeriksaan juga dilakukan di tiap pintu masuk bandara dan pelabuhan. " Kami akan terus melakukan pemantauan, begitu pula teman-teman di Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota," kata dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya