Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyanyi Ika Mustafa Sedang Menjalani Isolasi Di Malaysia (Foto: Instagram)
Dream - Artis baru yang bersinar di belantika musik Malaysia, Ika Mustafa, saat ini sedang dikarantina di Rumah Sakit Sungai Buloh karena diduga terinfeksi virus Corona atau dikenal sebagai 2019-nCoV.
Kabar itu diketahui setelah Ika mengunggah video Instagram Story mengenai kondisinya di rumah sakit. Pelantun lagu Damaikanlah yang jadi soundtrack drama Setelah Ku Dimiliki itu meminta penggemarnya untuk mendoakan kondisi terbaik yang dialaminya.
Menurut laman Siakapkeli, Ika telah dikarantina sejak Minggu 26 Januari 2020. Dia mengaku terbang ke Haikou, China, pada Sabtu, 25 Januari 2020.
Menurut Ika, saat terbang ke Haikou dari Malaysia, seorang penumpang tua dalam kondisi sakit.
" Dua hari yang lalu, ketika saya meninggalkan Malaysia menuju Haikou dengan seorang penumpang pria berusia 60 tahun menderita batuk parah dan kedinginan," kata Ika.

Setelah diperiksa oleh kru yang bertugas, menurut paspor, penumpangnya yaitu warga negara China dari Wuhan.
Setelah pendaratan, kru pesawat membuat pengumuman kepada semua penumpang bahwa ada penumpang dari Wuhan.
" Setibanya di Haikou, para dokter dan perawat menjemput penumpang (dari Wuhan) tersebut," kata dia.
Begitu urusannya di Haikou selesai, dia bergegas pulang dan tiba di Malaysia pada hari yang sama.
Tetapi, dia mulai menunjukkan gejala tidak sehat pada hari berikutnya. " Ketika saya bangun pada hari Minggu pagi, saya kehilangan suara, batuk, sakit tenggorokan, demam dan muntah," kata dia.
Dia segera mencari perawatan ke klinik terdekat dan dirujuk ke rumah sakit. Dia kemudian dibawa ke bangsal isolasi Rumah Sakit Sungai Buloh dan dikarantina.
Ika mengatakan, hasil tes darah baru akan diketahui malam ini.
Dream - Virus Corona yang menyerang sejumlah negara di dunia telah menyebabkan 56 orang meninggal dunia. Sebanya 2.118 orang dilaporkan terjangkit virus baru corona yang disebut 2019 Novel-Coronavirus (2019 N-CoV).
Dilansir dari foreignpolicy.com, penularan virus yang mirip gejala SARS dan MERS ini sangat cepat. Menggunakan medium udara, virus in bisa menyebab ke berbagai dunia.
Salah satu langkah pencegahan yang wajib untuk dilakukan adalah penggunaan masker. Agar semakin efektif, memggunakan maskerpun tak bisa sembarangan.
Wakil Direktur Pusat Kolaborasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Seto Wing Hong, menjelaskan bagaimana cara menggunakan masker yang tepat menurut WHO.
Lewat video yang diposting ke facebook oleh akun Quick Take by Bloomberg, Wing Hong menjelaskan secara rinci cara penggunaan masker yang tepat.
Hal ini merupakan respons dari maraknya virus Corona yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Lantas seperti apa? Yuk simak ulasannya dibawah ini:
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih pelindung masker yang tepat.
Ada bagian-bagian yang perlu dipahami terlebih dahulu, yakni bagian yang menyerap air (warna putih) dan anti air (warna biru).
“ Kamu lihat, ada warna biru di bagian luarnya, karena ini anti-air, dan ketika ada warna putih di bagian dalam yang merupakan penyerap, jadi ketika saya batuk dia akan menyerapnya,”
2. Batang masker
Bagian batang pada masker harus digunakan dengan benar, yakni digunakan di bagian hidung dan ditekan, dan menurunkan bagian bawahnya hingga ke bawah dagu.
“ Sangat penting karena kamu tidak ingin masker itu jatuh seperti ini,” kata dia mencontohkan.
Wing Hong juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan masker dengan salah, seperti meletakkannya di bawah hidung atau di bawah dagu layaknya dokter yang biasa kita lihat.
" Karena ketika kamu mengenakan masker, kamu harus menganggapnya kotor, dan ketika kamu melepasnya, jangan kamu sentuh," kata dia.
Saat hendak melepaskan masker, seseorang juga harus memperhatikan kebersihan dan mencuci tangan setelah melepasnya, karena masker adalah benda yang kotor.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya