Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: World Of Buzz
Dream - Pesatnya penyebaran virus corona telah menyebabkan munculnya rasa frustasi dari tenaga medis di Tiongkok. Setelah viral seorang perawat yang menangis histeris, kini laman sosial media kembali melihat pria diduga dokter yang marah-marah saat melakukan sambungan telepon.
Saking emosional dengan kondisi yang dihadapinya, dokter yang mengenakan kacamata dan masker itu tak kuasa lagi menahan tangis saat menelepon.
Untuk diketahui, Wuhan saat ini memiliki 11 juta penduduk. Sejumlah rumah sakit di kota tersebut kewalahan melayani banyaknya jumlah pasien yang terus berdatangan.
Cepatnya penularan virus 2019-NCoV membuta para tenaga medis juga rentan terpapar. Terbukti, seorang dokter dikabarkan meninggal dunia setelah bekerja keras membantu pasien terinfeksi virus corona.
Kelelahan dan kecemasan petugas medis di Wuhan juga dialami dokter di video berikut ini.
Dimana terekam seorang dokter menangis di sela menghadapi banyaknya pasien akibat terkena virus corona.
Dari video terlihat dokter yang tak diketahui namanya itu tengah berbicara dengan seseorang lewat sambungan telepon.
Dikutip dari World Of Buzz, sambil menangis dokter itu mengatakan bahwa dirinya juga ingin bertahan hidup.
" Saya ingin bertahan hidup juga, tetapi ada begitu banyak orang yang berbaring di tanah," kata dokter dalam rekaman video tersebut.

Diketahui bahwa dokter itu tengah mencoba untuk menghubungi ketua rumah sakit.
" Kapan kami bisa melihatmu? Bagaimana kita bisa pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga kita untuk Tahun Baru Imlek? Apa yang kamu lakukan?" ucapnya.
Melihat dokter itu dalam kondisi emosional, seorang wanita yang diduga rekannya berusaha menenangkannya.
Namun sang dokter seakan tak menghiraukannya. Ia malah berteriak kepada wanita itu.
" Kami ingin hidup! Lihat situasi ini!," ujar dokter sambil berteriak.
Dokter itu berteriak makin keras hingga seorang wanita menegurnya.
" Jangan ribut...," imbau seorang perawat.
" Saya tidak membuat keributan! Ada begitu banyak orang sakit di atas ranjang, apa yang kita lakukan?!," balas dokter lagi.
Berikut videonya:
Dream - Perawat asal India yang bekerja di Arab Saudi dinyatakan positif terjangkit virus corona. Informasi ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri India.
Sejumlah media melaporkan perawat tersebut diduga tertular virus ketika merawat rekannya asal Filipina. Berdasarkan hasil tes medis, rekan perawat itu positif terjangkit.
Tetapi, baik Riyadh maupun Delhi belum melaporkan adanya kasus penyebaran wabah di negara masing-masing.
" Sekitar 100 perawat India, yang bekerja di rumah sakit Al Hayat telah dites dan negatif kecuali satu orang perawat yang didapati terjangkit virus corona," ujar Menteri Negara Urusan Luar Negeri India, V Muraleedharan, dilaporkan Alaraby.
" Perawat yang terjangkit sudah dirawat di Rumah Sakit Nasional Al Hayat dan kini sedang tahap penyembuhan," kata dia lewat Twitter.
Untuk diketahui Rumah Sakit Nasional Al Hayat berlokasi di wilayah Aseer, Al Rabwah, Arab Saudi.
Muraleedharan memastikan ini merupakan virus yang sama yang telah menghilangkan 17 nyawa di Wuhan, China. Juga menginfeksi lebih dari 570 orang di seluruh dunia.
Setelah Wuhan, kasus keterjangkitan virus corona dilaporkan muncul di Jepang, Hong Kong, Makau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Amerika Serikat.
Negara-negara kawasan Teluk telah mengambil sejumlah langkah seperti screening penumpang dari China menyusul mewabahnya virus corona yang mematikan. Langkah tersebut dijalankan serentak bersama otoritas kesehatan di seluruh dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya