Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: PA)
Dream - Program Time Travels dari BBC Radio Skotlandia telah berhasil mengungkap wajah seorang penyihir abad 18. Penyihir yang tewas sebelum menjalani hukuman dibakar hidup-hidup.
Lilias Adie, dari Torryburn, Fife, meninggal pada tahun 1704. Dia dipenjara karena 'dipaksa mengaku' sebagai penyihir dan berhubungan intim dengan iblis.
Untuk mengembalikan wajah Lilias, Time Travels bekerja sama dengan seorang seniman forensik di Center for Anatomy and Human Identification di University of Dundee, Skotlandia.
Tim Time Travels yakin, wajah yang berhasil direkaulang itu dari foto tengkorak Lilias itu adalah yang paling mendekati wajah asli sang penyihir.
Dr Christopher Rynn, yang melakukan rekonstruksi menggunakan seni pahat 3D virtual, mengatakan, saat rekonstruksi sudah mencapai tahap menambahkan lapisan kulit, dia merasa seperti bertemu seseorang yang sudah dia kenal.
"Terlebih saat saya menambahkan ekspresi wajah dan tekstur pada kulit wajahnya," katanya.
....
© Dream
Dream - Dr Christopher juga mengatakan, dengan melihat ekspresi wajah Lilias, dia percaya bahwa wanita itu adalah korban dari keadaan di zamannya, terlepas dari kisahnya yang menakutkan.
"Jadi saya kira tidak ada alasan untuk menciptakan wajah yang mengekspresikan ketidaksenangan atau kejahatan. Jadi dia akhirnya memiliki wajah yang terlihat ramah dan natural," tambah Dr Christopher.
Lilias dijatuhi hukuman dibakar sampai mati. Tapi dia keburu meninggal dunia saat dipenjara. Sebuah teori mengatakan dia kemungkinan bunuh diri saat di dalam penjara.
Jasadnya kemudian dikubur di pantai, di bawah batu besar yang menjadi penanda laut pasang dan surut. Penduduk setempat melakukan itu mungkin untuk mencegah Lilias bangkit kembali dan menghantui mereka.
Pada abad ke-19, keingintahuan ilmiah telah mengalahkan ketakutan terhadap zombie sehingga beberapa pencinta barang antik menggali jenazah Lilias untuk dipelajari dan dipamerkan.
Tengkoraknya dibawa ke Museum St. Andrews University, dan menjadi objek foto lebih dari 100 tahun yang lalu.
Sayang, tengkoraknya hilang pada sekitar abad 20. Namun fotonya tetap ada dan dipegang oleh Perpustakaan Nasional Skotlandia.
(ism, Sumber: metro.co.uk)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari