Senin, 12 Oktober 2026 Cari

Wamenkes: MERS Merebak, Jangan Dipaksakan ke Luar Negeri

Reporter : Kusmiyati
Senin, 5 Mei 2014 11:11
Wamenkes: MERS Merebak, Jangan Dipaksakan ke Luar Negeri
Pemerintah Indonesia mengimbau kepada masyarakat agar tidak bepergian ke luar negeri bila tidak terlalu penting.

Dream - Jumlah kasus penyakit pernafasan akut Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV) di Arab Saudi melonjak menjadi 378 kasus. Jumlah itu termasuk 107 kematian sejak penyakit itu ditemukan pada September 2012.

Pemerintah Indonesia mengimbau kepada masyarakat agar tidak bepergian ke luar negeri bila tidak terlalu penting. Hal ini dikarenakan penyebaran virus yang berasal dari kelelawar dan unta ini sudah menyebar ke luar Timur Tengah, termasuk ke Asia

" Hal ini untuk mencegah penularan penyakit," kata Wakil Menteri Kesehatan RI Ali Ghufron Mukti saat berbincang dengan Dream.co.id, Senin 5 Mei 2014.

Khusus bagi mereka yang akan menunaikan Rukun Islam kelima konsultasi dengan dokter sebelum berangkat. Termasuk itu bagi mereka yang akan menunaikan ibadah umroh. Karena data terkini menyebut jamaah umroh dari berbagai negara sudah terjangkit virus ini.

Satu hal yang ditekankan Ali Ghufron, calon jamaah haji dan umroh yang sedang sakit sebaiknya ditunda keberangkatannya. " Terlebih yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, jantung dan lainnya. Kalau memang tubuh tidak fit jangan memaksakan," kata mantan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada ini.

Untuk mereka yang sudah berada di Tanah Suci, Ali mengimbau, sebaiknya selalu menggunakan masker. Untuk mengantisipasi dan pencegahan penularan, lanjut dia, sebaiknya menghindari pergaulan dengan orang yang sedang flu. " Hindari juga bergaul atau berkumpul dengan orang-orang yang sedang batuk dan flu atau gejala kasus MERS," kata Ali.

Beri Komentar