Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Maha Akeel (Arabiya.net)
Dream - Seorang jurnalis wanita asal Arab Saudi diangkat menjadi Direktur Informasi dan Humas Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Maha Akeel, yang sebelumnya menjabat sebagai Redaktur Pelaksana Jurnal OKI ini, merupakan wanita pertama yang menjadi pengurus inti OKI. Penunjukkan seorang wanita sebagai direktur sebuah departemen merupakan simbol dari pemberdayaan perempuan.
Akeel menggambarkan jabatan barunya sebagai hal yang " menantang" dan " langkah besar" bagi perempuan di negara-negara Islam, khususnya bagi perempuan di Saudi. " Saya punya tanggung jawab besar. Namun dengan dukungan Sekretaris Jenderal (Iyad Madani) dan teman-teman, saya yakin mampu mengerjakan tugas," kata Akeel kepada Saudi Gazette.
Akeel yang sudah tujuh tahun bekerja media di OKI tak terlalu asing dengan pekerjaan barunya. Apalagi, sejak pertama kali bergabung pada 2006 sudah beberapa kaum perempuan yang bekerja di OKI.
" Saat pertama kali saya bergabung. Jumlahnya sekitar tujuh orang perempuan dan Sekjen akan terus menambah jumlah pekerja perempuan," kata dia.
Akeel membantah posisi barunya diberikan karena alasan kebangsaan. " Saya harus berjuang untuk ini!" Pada perayaan Hari Perempuan Internasional baru-baru ini, Akeel menyesalkan adanya kesalahpahaman umum tentang status perempuan dalam Islam serta hak dan kewajiban mereka.
" Tidak hanya oleh non-Muslim tetapi juga oleh umat Islam sendiri," tegas dia. " Dan media memainkan peran penting dalam menyebarkan anggapan stereotip perempuan Muslim di luar negeri."
OKI merupakan organisasi internasional dengan 57 negara anggota yang memiliki seorang perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). OKI didirikan di Rabat, Maroko pada 12 Rajab 1389 H (25 September 1969). OKI mengubah namanya dari Organisasi Konferensi Islam menjadi Organisasi Kerjasama Islam pada 28 Juni 2011.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya