Jurnalis Muslimah Jadi Petinggi OKI

Reporter : Ismoko Widjaya
Senin, 5 Mei 2014 09:15
Jurnalis Muslimah Jadi Petinggi OKI
Dia merupakan wanita pertama yang menjadi pengurus inti Organisasi Kerjasama Islam atau OKI. Langkah ini merupakan simbol dari pemberdayaan perempuan.

Dream - Seorang jurnalis wanita asal Arab Saudi diangkat menjadi Direktur Informasi dan Humas Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Maha Akeel, yang sebelumnya menjabat sebagai Redaktur Pelaksana Jurnal OKI ini, merupakan wanita pertama yang menjadi pengurus inti OKI. Penunjukkan seorang wanita sebagai direktur sebuah departemen merupakan simbol dari pemberdayaan perempuan.

Akeel menggambarkan jabatan barunya sebagai hal yang " menantang" dan " langkah besar" bagi perempuan di negara-negara Islam, khususnya bagi perempuan di Saudi. " Saya punya tanggung jawab besar. Namun dengan dukungan Sekretaris Jenderal (Iyad Madani) dan teman-teman, saya yakin mampu mengerjakan tugas," kata Akeel kepada Saudi Gazette.

Akeel yang sudah tujuh tahun bekerja media di OKI tak terlalu asing dengan pekerjaan barunya. Apalagi, sejak pertama kali bergabung pada 2006 sudah beberapa kaum perempuan yang bekerja di OKI.

" Saat pertama kali saya bergabung. Jumlahnya sekitar tujuh orang perempuan dan Sekjen akan terus menambah jumlah pekerja perempuan," kata dia.

Akeel membantah posisi barunya diberikan karena alasan kebangsaan. " Saya harus berjuang untuk ini!" Pada perayaan Hari Perempuan Internasional baru-baru ini, Akeel menyesalkan adanya kesalahpahaman umum tentang status perempuan dalam Islam serta hak dan kewajiban mereka.

" Tidak hanya oleh non-Muslim tetapi juga oleh umat Islam sendiri," tegas dia. " Dan media memainkan peran penting dalam menyebarkan anggapan stereotip perempuan Muslim di luar negeri."

OKI merupakan organisasi internasional dengan 57 negara anggota yang memiliki seorang perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). OKI didirikan di Rabat, Maroko pada 12 Rajab 1389 H (25 September 1969). OKI mengubah namanya dari Organisasi Konferensi Islam menjadi Organisasi Kerjasama Islam pada 28 Juni 2011.

Beri Komentar