Innalillahi... Leher Wanita Ini Patah Usai Bersin dan Tertawa

Reporter : Ratih Wulan
Senin, 5 Juni 2017 18:01
Innalillahi... Leher Wanita Ini Patah Usai Bersin dan Tertawa
Perempuan ini menderita penyakit aneh, tertawa dan bersin akan membuat lehernya patah.

Dream - Monique Jeffrey, warga Melbourne, Australia, terbaring di tempat tidurnya pada Maret 2012. Penyebabnya, hanya gara-gara dia bersin dan menyentakkan leher ke depan, yang membuat tulang belakang lehernnya patah.

Dengan bayinya yang baru lahir di kamar sebelah, kala itu Monique hampir tak bisa bergerak. Dengan susah payah, akhirnya dia berhasil mengirim pesan pada suaminya, Sam, untuk memintanya segera pulang dan memanggil ambulans.

Monique menghabiskan 14 minggu mengenakan halo brace, alat yang dibor ke tengkorak saat pasien terjaga dan digunakan untuk menyetel kembali tulang belakang.

 Monique Jeffry

Namun, nasib buruk kembali melandanya pada April lalu. Monique kembali mengalami patah leher di bagian yang sama. Perempuan berusia 33 tahun mengetakan, lehernya sakit saat sedang bekerja.

" Saya sedikit meregang di meja dan merasakan sakit yang tajam tapi masih bisa bergerak. Namun saya berkata pada suami jika ada yang tidak beres di bagian leher," ungkap Monique.

" Kira-kira satu jam kemudian saya berada di ruangan staf dengan seorang rekan yang menertawakan sebuah lelucon dan masalah itu terjadi lagi. Kepala saya terjebak di sebelah kanan mirip dengan yang terakhir kalinya," imbuhnya.

Untungnya, Monique segera menagambil tindakan dan langsung memanggil ambulans di tengah-tengah rasa sakit yang sedang ia rasakan. Dia menjalani CT Scan dan MRI untuk memastikan bahwa itu adalah dua vertebra yang sama.

1 dari 1 halaman

Dokter Bingung

Dokter kebingungan dengan luka yang dialami Monique dan mengatakan bahwa mereka belum melihat kejadian seperti ini sebelumnya.

Monique menyadari risiko yang sangat tinggi setelah dua kali mengalami hal yang sama. Kemudian, dia mulai mencoba physio untuk memperkuat otot di sekitar leher agar tetap stabil.

" Jika itu terjadi lagi, maka saya akan menjalani operasi berisiko tinggi untuk menyatukan leher saya," terang Monique seperti dilansir dari Metro, Senin 5 Juni 2017.

Monique sekarang pulih untuk kedua kalinya setelah memakai alat yang sama, halo brace. Dia tinggal bersama suaminya yang berusia 36 tahun dan dua anaknya, Thomas yang berusia 6 tahun, dan Macy, dua tahun.

" Saat ini hidup saya sangat berbeda. Sebelum itu terjadi saya bekerja 4 hari dalam seminggu dan sekarang saya tidak bisa bekerja sampai sembuh. Tidak bisa lagi tertawa atau bersin. Sedangkan dalam jangka panjang saya harus selalu berhati-hati sepanjang waktu," ungkap Monique.

Tapi sang adik, merasa iba dan membuatkan sebuah GoFoundMe untuk membantu biaya pengobatan yang terus meningkat.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone