Wanita PDP Corona Curhat di Facebook, Esoknya Meninggal Dunia

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 8 April 2020 13:30
Wanita PDP Corona Curhat di Facebook, Esoknya Meninggal Dunia
Keluhkan makanan untuk pasien dan kecepatan perawat.

Dream - Seorang perempuan bernama Erni Aqilah Abyan membagikan curahan hatinya sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 melalui Facebook pada 3 April 2020 lalu. Sembari berbaring, perempuan asal Padang Sidempuan itu mengeluhkan layanan rumah sakit di RSUD Padang Sidempuan Sumatera Utara, tempatnya dirawat.

Dalam kondisi sesak napas, Erni memperlihatkan ruangan tempatnya dirawat. Dia mengeluhkan makanan untuk pasien yang disajikan dalam kotak styrofoam.

Erni mengatakan, di dalam ruangannya terdapat dua tabung oksigen berukuran besar dan air minum isi ulang.

Akibat sesak yang dia alami, Erni mengaku tidak bisa menjangkau air minum dalam galon tersebut.

" Ini ruangan rumah sakit yang tidak layak dipakai, minta minum saja dua jam kemudian baru datang," kata Erni.

1 dari 5 halaman

Kabar Duka

Selain mengeluhkan ruangan, dia juga mengeluhkan makanan untuk pasien sepertinya. " Sesak Ya Allah... Ini bagaimana orang mau makan nasinya keras, orang yang sehat aja nggak bisa makan ini? Apalagi saya yang lagi sakit," kata dia.

Unggahan Erni itu sudah tak lagi muncul di linimasa Facebooknya. Tapi, setelah unggahan ini viral, esok harinya Erni dinyatakan meninggal dunia.

Kabar kematian ini juga diunggah anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

Melalui akun Facebooknya, Saleh menyebut Erni meninggal di IGD RS Adam Malik Medan.

" Saya baru mendapat kabar dari salah seorang direksi RS Adam Malik Medan. Dia mengabarkan bahwa Ibu Erni Aqilah Abyan yang kita rujuk tadi malam telah meninggal dunia setiba di IGD RS Adam Malik," ucap Saleh.

" Upaya maksimal telah kita lakukan, namun Allah berkehendak lain. Mari kita doakan agar Allah mengampuni segala dosanya dan melipatgandakan pahala amal kebajikannya. Kita doakan juga agar keluarga dan kaum kerabatnya diberi kesabaran dan ketabahan," kata dia.

2 dari 5 halaman

Penjelasan Wali Kota Soal Keluhan Pasien

Sementara itu mengutip laporan dari Merdeka.com, Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution, membenarkan kabar meninggalnya wanita yang diketahui tengah hamil tersebut.

" Tadi malam sekitar pukul 23.30 Wib berangkatnya (dari Padang Sidempuan). Mengembuskan napas terakhirnya, apakah di rumah sakit (RSUP Adam Malik) atau belum sampai rumah sakit meninggalnya itu belum terkonfirmasi ke saya secara valid, apakah di jalan, apakah di UGD," kata Irsan.

Terkait keluhan pasien, Irsan memastikan, petugas RSUD Padang Sidempuan sudah memberikan tindakan medis sesuai prosedur. Dia mengungkapkan tidak kurang dari 16 orang perawat dan dua dokter telah ditugaskan untuk menangani perempuan PDP Covid-19 itu.

Makanan yang diberikan dan masuk dalam video live itu pun sesuai dengan permintaan pasien. Air minum yang dikeluhkan 2 jam baru diantar pun sebenarnya sudah tersedia pada dispenser pada ruangan isolasi itu.

" Saya harus sampaikan terima kasih kepada tim saya yang ada di dalam. Saya pikir mereka sudah mempertaruhkan nyawa dan keselamatan mereka demi merawat pasien kita ini," sebut Irsan.

Dia menambahkan, keluarga sejak kemarin sore terus mendesak agar pasien itu segera dirujuk ke Medan.

3 dari 5 halaman

Sambil Menatap ke Langit, Bocah Ini Terus Panggil Mama yang Sudah Meninggal

Dream - Sungguh mengharukan. Seolah tidak bisa memahami kenyataan, seorang bocah kecil menatap ke langit dan terus berteriak memanggil ibunya yang meninggal.

Video yang dibagikan di media sosial itu memperlihatkan bocah kecil itu berteriak 'Mama' berulang kali sambil menunjuk ke arah langit.

Menurut sebuah portal berita di Spanyol, video itu direkam di Salvador, di mana dia dan saudaranya yang juga masih kecil kehilangan ibu mereka.

4 dari 5 halaman

Ibu Yang Bersinar Itu

“ Lihat ibu saya,” kata anak kecil itu sambil menunjukkan ke arah langit.

“ Yang mana ibumu sayangku?” tanya wanita yang berada di situ.

" Yang bersinar itu," kata bocah itu, seperti yang ditulis oleh portal lokal.

5 dari 5 halaman

Terus Panggil 'Mama' Sambil Menatap Langit

Dalam video, bocah lelaki itu seolah ingin berbicara dengan ibunya.

Dia terus berteriak memanggil 'Mama'. Aksi bocah itu membuat anak lain yang diduga kakaknya menangis dan memeluknya.

Menurut portal itu, orang-orang di Salvador punya kebiasaan mendongeng untuk anak-anak tentang orang yang disayang.

Katanya jika orang yang disayang meninggal dunia, maka dia akan jadi bintang paling besar dan paling terang di langit.

Sumber: Siakapkeli.my

Beri Komentar