Tahun 2019, Penempatan Jemaah Haji di Tanah Suci Pakai Sistem Zonasi

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 7 Desember 2018 06:00
Tahun 2019, Penempatan Jemaah Haji di Tanah Suci Pakai Sistem Zonasi
AC di Arafah juga menjadi salah satu dari terobosan.

Dream - Meski mensyukuri indeks kepuasan jemaan haji tahun ini, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meminta peningkatan layanan pada musim tahun depan. Lukman meminta ada inovasi.

" Setidaknya saya mengingatkan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan harus menjadi inovasi pada penyelenggaraan ibadah haji di tahun 2019," kata Lukman, dikutip dari laman resmi kemenag.go.id, Kamis 6 Desember 2018.

Menurut Lukman, salah satu layanan yang harus ditingkatkan adalah penempatan jemaah haji berdasarkan sistem zonasi. Dia mengatakan, model zonasi akan mempermudah sekaligus memberi kenyamanan jemaah haji di Tanah Suci.

" Tentu orang Bugis akan lebih senang jika tempat tinggalnya di sana berdekatan dengan orang Makassar. Selain bahasa yang digunakan, ini juga mempermudah kita bila menentukan menu katering," ujar dia.

Inovasi baru lainnya yaitu model pelaporan petugas. Lukman berharap, pada penyelenggaraan haji 2019, Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umroh menyiapkan sistem pelaporan digital.

" Seluruh petugas kita harus sudah bisa melakukan pelaporan secara digital. Siapkan dalam sebuah aplikasi terintegrasi," ujar dia.

Inovasi yang digaungkan Lukman yaitu penerapan fast track di seluruh bandara keberangkatan, penggunaan AC di Arafah, serta penguatan manasik haji.

" Kita perlu memperkuat manasik hajinya. Kita perlu memikirkan terkait inovasi manasik haji dengan membuat audio visual atau lain sebagainya," kata dia.

Beri Komentar
Putri Bos Huawei Ditangkap di Kanada, China Protes