Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Meski mensyukuri indeks kepuasan jemaan haji tahun ini, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meminta peningkatan layanan pada musim tahun depan. Lukman meminta ada inovasi.
" Setidaknya saya mengingatkan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan harus menjadi inovasi pada penyelenggaraan ibadah haji di tahun 2019," kata Lukman, dikutip dari laman resmi kemenag.go.id, Kamis 6 Desember 2018.
Menurut Lukman, salah satu layanan yang harus ditingkatkan adalah penempatan jemaah haji berdasarkan sistem zonasi. Dia mengatakan, model zonasi akan mempermudah sekaligus memberi kenyamanan jemaah haji di Tanah Suci.
" Tentu orang Bugis akan lebih senang jika tempat tinggalnya di sana berdekatan dengan orang Makassar. Selain bahasa yang digunakan, ini juga mempermudah kita bila menentukan menu katering," ujar dia.
Inovasi baru lainnya yaitu model pelaporan petugas. Lukman berharap, pada penyelenggaraan haji 2019, Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umroh menyiapkan sistem pelaporan digital.
" Seluruh petugas kita harus sudah bisa melakukan pelaporan secara digital. Siapkan dalam sebuah aplikasi terintegrasi," ujar dia.
Inovasi yang digaungkan Lukman yaitu penerapan fast track di seluruh bandara keberangkatan, penggunaan AC di Arafah, serta penguatan manasik haji.
" Kita perlu memperkuat manasik hajinya. Kita perlu memikirkan terkait inovasi manasik haji dengan membuat audio visual atau lain sebagainya," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya