Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Lisan memiliki peran penting bagi manusia. Dengan lisan, manusia menjalin komunikasi dengan sesamanya. Obrolan demi obrolan bisa menjadikan seseorang lebih dekat dengan lainnya.
Namun, tanpa kita sadari, terkadang obrolan mengarah kepada dosa. Apalagi jika sampai ucapan yang disampaikan adalah dusta, bahkan sampai menuduh tanpa dasar.
Dosa menyampaikan perkataan dusta tidak bisa dianggap remeh. Meskipun informasi yang disampaikan tergolong remeh-temeh.
Hal ini seperti disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari.
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, "Sesungguhnya kalian melakukan suatu amalan dan menyangka bahwa itu lebih tipis dari rambut. Namun kami menganggapnya di masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai sesuatu yang membinasakan."
Terkadang kita mendengar adanya kabar yang tidak benar. Ada dua kesalahan yang dilakukan oleh si penyebar, yaitu meyakini kabar itu dusta namun tetap menyebarkannya.
Perkara semacam ini kerap ada di sekitar kita dan seolah menjadi kebiasaan. Padahal, perkara dosa kecil akan menjadi besar apabila sudah menjadi kebiasaan, seperti perkataan para ulama berikut.
"Tidak ada dosa besar jika dihapus dengan istighfar (meminta ampun pada Allah) dan tidak ada dosa kecil jika dilakukan terus menerus."
Ke dua, doa bisa menjadi besar apabila sebuah kesalahan dianggap remeh. Hal ini seperti yang tertuang dalam hadis riwayat Bukhari, dari Ibnu Mas'ud RA.
"Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di sebuah gunung dan khawatir gunung tersebut akan menimpanya. Sedangkan seorang yang fajir (yang gemar maksiat), ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang lewat begitu saja di hadapan batang hidungnya."
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?