Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Bercanda tentu boleh saja dilakukan. Islam pun tidak melarang umatnya bercanda. Karena bercanda membawa dampak positif, yaitu hilangnya kepenatan dalam pikiran.
Tetapi, bercanda harus dilakukan dengan memperhatikan batas-batasnya. Jika berlebihan, tentu tidak baik dan justru bisa menimbulkan dampak buruk.
Ada baiknya kita memperhatikan tafsir atas ayat 16 dan 17 Surat Al Hadid. Dua ayat tersebut artinya demikian.
Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.
Ketahuilah bahwa Allah yang menghidupkan bumi setelah matinya (kering). Sungguh, telah kami jelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran kami) agar kamu mengerti.
Dalam Kitab Tafsir Jalalain dijelaskan ayat ini turun ketika para sahabat banyak bercanda. Saking seringnya, mereka jadi lalai pada Allah SWT.
Allah bertanya kapan waktu untuk para sahabat mengingat-Nya. Ini karena waktu mereka habiskan untuk bercanda. Allah juga memerintahkan agar tidak meniru kaum-kaum sebelumnya, yang karena kesukaan bercanda membuat mereka menganggap perintah Tuhan sebagai lelucon.
Imam Jalaluddin Al Mahalli menjelaskan kaum-kaum tersebut kemudian melewati masa yang panjang. Hati mereka menjadi keras sehingga sulit menerima kebenaran.
Ketika ayat tersebut disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW, para sahabat langsung murung dan putus asa. Mereka menganggap apa yang sudah terjadi menjadi bukti hati mereka sudah keras.
Allah kemudian menghibur mereka dengan ayat selanjutnya yang artinya sebagai berikut.
Ketahuilah bahwa Allah yang menghidupkan bumi setelah matinya (kering).
Dari penjelasan ini, kadang hidup butuh candaan. Meski begitu, tetap harus sesuai porsinya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!