Hukum Makmum Sholat Isya pada Imam Sholat Tarawih

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 17 Juni 2016 20:00
Hukum Makmum Sholat Isya pada Imam Sholat Tarawih
Mazhab Syafi'i membolehkan makmum sholat fardlu pada imam sholat sunah, namun menghukuminya dengan makruh.

Dream - Selama Ramadan, malam hari selalu ramai dengan kegiatan Muslim menjalankan sholat tarawih. Sholat sunah ini didirikan sepaket dengan jemaah sholat isya.

Ada kalanya, seorang muslim datang terlambat ke masjid untuk mendirikan sholat isya sekaligus tarawih karena alasan tertentu. Sesampai di masjid, orang itu tentu belum menjalankan sholat isya.

Sementara itu, imam dan para jemaah tengah menjalankan sholat tarawih. Padahal, ada ketentuan jika seseorang terlambat, maka dia bisa langsung mendirikan sholat dengan mengikuti rukun yang sedang dikerjakan imam.

Masalahnya, antara makmum dan imam mengerjakan sholat yang berbeda. Lantas, apa yang seharusnya dikerjakan oleh si makmum?

Dikutip dari islami.co, terkait hal ini, KH Sahal Machfudz dalam buku Dialog Problematika Umat berpandangan makmum yang mengerjakan sholat fardlu tidak boleh mengikuti imam yang mengerjakan sholat fardlu lainnya.

Machfudz berpendapat ulama mazhab Syafi'i membolehkan seorang makmum sholat fardlu mengikuti imam sholat sunah. Meski begitu, hukum dari sholat itu adalah makruh, merujuk pada kitab Madzahib Al Arba'in.

Pengertian makruh yaitu pekerjaan yang apabila ditinggalkan justru berpahala, tetapi jika dikerjakan tidak berdosa. Namun demikian, kebiasaan mengerjakan amalan makruh dapat menimbulkan keberanian menerjang perbuatan haram.

Sementara ulama mazhab Hanafi dan Hambali menyatakan sholat fardlu makmum yang mengikuti imam sholat sunah menjadi tidak sah. Padahal terdapat kaidah menyatakan al khuruj min al khilaf mustahabb, keluar dari khilaf hukumnya sunah.

(Ism, Sumber: islami.co) 

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup