Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
New York Dan Yusuf Burke (history.com)
Dream - Yusuf Burke, seorang insinyur Amerika Serikat (AS) memutuskan memeluk Islam setelah selama hidupnya dibesarkan sebagai non-muslim. Indonesia memegang peran penting dalam prosesnya menjadi seorang mualaf.
Mengutip laman onislam, Senin, 19 Oktober 2015, Yusuf merupakan warga AS yang tinggal di jantung ekonomi Negeri Paman Sam, New York. Sepanjang hidupnya, Yusuf mengenyam pendidikan di sekolah khusus Katolik dari sekolah dasar sampai universitas.
Perkenalannya dengan Islam sebetulnya sudah dimulai saat belajar di universitas. Namun pengetahuan tentang Islam kala itu hanya menyentuh bagian dasarnya.
Memiliki Ayah yang sering bekerja ke Malaysia, Yusuf mulai banyak bergaul dengan orang muslim. " Saya banyak tahu dan mengenal muslim dari Ayah," ujarnya.
Selama di Malaysia, Yusuf tak heran dengan kebiasaan muslim melaksanakan salat sebanyak lima kali dalam sehari.
" Namun saya tak terlalu mengerti tentang Islam sampai saya tinggal di Indonesia," katanya.
Tugas dari kantornya, General Electric (GE) membawa Yusuf ke tanah Nusantara. Sebagai tim energi GE, Yusuf ditugaskan untuk mengembangkan brbagai proyek energi dan pembangunan pembangkit listrik.
Mulai menetap di Indonesia sejak 1994, Yusuf perlahan-lahan mulai banyak berkenalan dengan warga muslim. Baginya, penduduk muslim Indonesia sangat menyenangkan, bersahabat, berpikiran terbuka, dan mau bertegur sapa meski secara memiliki perbedaan latar belakang.
Pergaulannya ini membuat Yusuf mulai mempelajari Islam. Hingga pada 1994, Yusuf memutuskan untuk menjadi mualaf.
Yusuf merasa Islam merupaan agama yang paling rasional. Yusuf semain jatuh cinta dengan Islam ketika sering berdiskusi dengan teman muslimnya dan merasakan persaudaraan diantara mereka.
Hatinya semakin mantap dan yakin untuk memeluk Islam saat dia bertualang ke Australia dan Malaysia. Disana, Yusuf mulai serius menggali pengetahuan tentang Islam.
" Dari penjelasan mereka, saya semakin tertarik dan yakin inilah jalan yang benar," katanya.
Meski menerima keputusan Yusuf masuk Islam, keluarga Yusuf cukup kaget dengan keputusan tersebut. Beruntung, keluarga Yusuf memiliki pikiran terbuka.
" Saya rasa mereka sangat menghormati semua orang khususnya mereka yang menganut satu Tuhan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf juga memberikan penjelasan mengenai Islam yang selama ini diterima secara keliru oleh masyarakat AS.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya