Intip Persiapan Hijaber Anak Pengayuh Becak Sebelum ke Inggris

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 16 Juni 2014 16:30
Intip Persiapan Hijaber Anak Pengayuh Becak Sebelum ke Inggris
Tak mau terus larut dalam kesenangan dan beasiswa yang diberikan sia-sia, Raeni langsung mempersiapkan diri. Dia bercita-cita menjadi guru di perguruan tinggi.

Dream - Raeni, putri pengayuh becak mendapatkan hadiah dari Presiden SBY atas prestasi yang diraih. Raeni lulusan terbaik Universitas Negeri Semarang (Unnes) 2014 dengan IPK 3,96.

Orang nomor satu di Indonesia itu memberikan beasiswa ke Inggris kepada gadis berjilbab ini. Tak ingin beasiswa yang diberikan sia-sia, SBY dan Ibu Ani Yudhoyono memberikan pesan ke Raeni saat bertemu langsung di Bandara Halim Perdanakusumah, pekan lalu.

Oleh Ibu Negara, Raeni dipesankan agar memperlancar bahasa Inggrisnya. " Ibu Ani minta saya tingkatkan Bahasa Inggris dan setelah selesai kembali ke Indonesia," kata gadis yang menyelesaikan S1 Pendidikan Akuntansi FE dalam tujuh semester itu.

Tak mau terus larut dalam kesenangan. Raeni pun langsung mempersiapkan diri meningkatkan nilai TOEFL yang diisyaratkan untuk menempuh studi di Inggris. Reani akan mengikuti bimbingan intensif Bahasa Inggris yang sudah disiapkan pemerintah.

Raeni dikenal aktif berorganisasi. Kepada kawan-kawannya ia tak segan mengakui bahwa putri tukang becak. Bahkan saat mengikuti wisuda, ia tak malu diantar ayahnya menggunakan kendaraan roda tiga itu.

Ayahnya, Mugiyono adalah tukang becak dengan penghasilan Rp10.000-50.000 per hari. Untuk menambah penghasilan Mugiyono bekerja sebagai penjaga malam sebuah sekolah dengan gaji Rp450.000 per bulan. (Ism, Sumber: Presidenri.go.id)

Beri Komentar