Dream - Meninggal dalam keadaan husnul khotimah adalah harapan setiap Muslim. Tentu, meninggal dalam keadaan seperti itu tidaklah bisa didapat tanpa adanya amalan mulia.
Kisah ini mungkin bisa menjadi cermin bagi kita untuk senantiasa menjalankan amalan-amalan baik. Terutama amalan yang berkaitan dengan ibadah.
Suatu hari, ada seorang pria menerima pesan dari kawannya. Sang kawan memberi kabar duka mengenai ibunya yang telah meninggal.
Dalam pesan itu, kawan pria tersebut menceritakan peristiwa yang terjadi ketika ia menguburkan sendiri jenazah ibunya. Ada aroma yang sangat harum muncul dari dalam makam.
Para pelayat yang hadir di pemakaman mengira ada salah satu dari mereka yang membawa parfum. Anggapan itu terbantah lantaran muncul asap wangi dari dalam liang lahat.
Kawan pria itu menambahkan aroma harum itu tidak hanya saat ia berada di kuburan. Bahkan sampai tiga hari ibunya dimakamkan, wangi harum itu tetap tercium.
Pria itu kemudian bertanya kepada kawannya mengenai amalan apa yang selalu dijalankan ibunya ketika masih hidup. Kawannya menjawab sang ibu hanya orang awam.
" Tetapi, seingat saya, ibu tidak pernah tidur sebelum membaca Surat Al Mulk," kata kawan pria itu.
" Itulah yang Allah hantarkan kepada ibumu," jawab pria itu.
(ism)
Advertisement
Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

Mandela Effect: Ketika Banyak Orang Salah Mengingat Hal yang Sama

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907
