Kisah Pedagang Gorengan Bersuara Emas Lepas dari Jerat Riba

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 19 April 2016 13:44
Kisah Pedagang Gorengan Bersuara Emas Lepas dari Jerat Riba
"Saya sangat kapok jika harus pinjam uang ke rentenir lagi, ternyata berbahaya dan tidak berkah," ujar Samhu.

Dream - Samhu, 49 tahun, kini lega. Meski berprofesi sebagai pedagang gorengan di sekitar tempat tinggalnya di Kampung Curug, Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan, hidupnya sekarang lebih tenang. Bapak dua anak ini menyimpan keterampilan yang kerap dimanfaatkan selain menjadi pedagang. Suaranya emas yang mengalun membuat pendengar terlena

Ya, Samhu terkenal sebagai seorang qori. Suaranya yang merdu membuat dia dipercaya melantunkan ayat-ayat Alquran dalam sejumlah peringatan hari besar Islam di kampungnya.

Perhelatan semacam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW atau sejumlah kajian rutin seperti kurang afdlol jika tidak melibatkan Samhu.

Sayang, nasib Samhu tidak semerdu suaranya. Hidupnya begitu sulit akibat jeratan riba.

Dia sempat meminjam uang kepada rentenir sebagai modal berdagang gorengan. Bukan untung yang didapat, justru utang semakin menumpuk. Uang pinjaman terus membesar lantaran bunga tinggi jika telat membayar.

" Saya sangat kapok jika harus pinjam uang ke rentenir lagi, ternyata berbahaya dan tidak berkah," ujar Samhu.

Pengalaman buruk dengan riba membuat Samhu jera. Dia tidak ingin lagi menjalani jeratan yang sama.

Pada 2014, Samhu berkenalan dengan KSM Rizki Gemilang. Dia kemudian mencari informasi terkait bagaimana sistem pengelolaan uang yang jauh dari riba di koperasi binaan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar Peduli Ummat ini yang diketuai oleh Ustaz Mahfudin.

Merasa cukup yakin, Samhu akhirnya memutuskan bergabung dengan koperasi ini. Dia mendapat pinjaman modal dengan sistem syar'i tanpa riba dari KSM Rizki Gemilang.

Tidak hanya mendapat modal, Samhu juga mendapat asupan pengetahuan riba. Dari kajian rutin yang digelar KSM, Samhu paham tentang riba dan dampaknya bagi kehidupan.

" Di KSM ini ada kajian rutin mingguan, untuk menyosialisasikan tentang riba dan media silaturahmi para anggota," kata Ustaz Mahfudin selaku ketua KSM.

Pelan-pelan usaha yang dijalankan Samhu mulai berkembang. Saat cobaan kembali dialami Samhu.

1 dari 1 halaman

Cobaan Buat Pedagang Bersuara Emas

Dream - Istri yang sangat dicintai menderita sakit parah hingga meninggal. Kesedihan Samhu bertambah saat kakak kandungnya menyusul istri tercinta.

Kesedihan mendalam tentu dirasakan Samhu karena dua orang yang dia cintai telah pergi menghadap Allah SWT. Tetapi, Samhu memilih untuk tidak larut dalam kesedihan itu. Dia semakin bersemangat mengaji dan menjalankan usaha.

Samhu lantas dengan gigih melanjutkan usahanya. Dia merasakan keberkahan semakin bertambah karena hadirnya keluarga baru. Dia menikah lagi dengan seorang wanita.

Kini Samhu merasa semakin tenang menjalani hidup. Kehadiran keluarga barunya serta dukungan dari para anggota KSM Rizki Gemilang membuatnya semakin mantap menjalani hidup dan pasrah sepenuhnya kepada Allah SWT.

" Alhamdulillah, saya bersyukur bisa bergabung dalam KSM ini. Semoga semakin berkah dan maju buat seluruh KSM Sejuta Berdaya binaan LAZ Al Azhar," kata Samhu.

Sumber: humas LAZ Al Azhar

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan