Ilustrasi
Dream - Pasar saham Indonesia belum kunjung memberikan kabar gembira. Sentimen negatif pelemahan Wall Street serta aksi jual asing tetap memaksa indeks saham syariah bertengger di zona merah.
Meski membukukan nett sell, aksi jual investor relatif normal di kisaran Rp 300 miliar.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 26 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali terpangkas 1,428 poin (0,84%) ke level 168,868.
Pelemahan ISSI dipicu turunnya harga saham dari 133 emiten syariah. ISSI berhasil menyisakan 52 emiten syariah di zona hijau dan 49 lainnya bertahan stagnan.
Lau ISSI sebetulnya tak terlalu buruk. ISSI sempat melaju ke zona hijau dan menyentuh level tertinggi 170,325. Namun tekanan jual jelang sesi penutupan memaksa ISSI jatuh ke level terendahnya di 168,868.
Pelaku pasar tercatat memperdagangkan 36,38 miliar saham bernilai Rp 4,41 triliun.
Nasib kurang baik justru melanda saham-saham bluechips syariah. Tak mampu beranjak ke zona hijau, indeks Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah 7,546 poin (1,06%) ke level 703,480.
Posisi penutupan ini merupakan level terendah yang dicetak JII. Sementara level tertinggi hanya mampu dicetak di di zona merah di posisi 710,617.
Pemegang saham dari 25 emiten bluechips syariah harus rela mengalami koreksi harga saham. Namun JII masih menyisakan 4 emiten lainnya di zona positif.
Emiten bluechips syariah pencetak top gainer kali ini adalah SMGR yang menguat Rp 125. Disusul KLBF yang naik Rp 30, INTP Rp 25, dan LPKR Rp 5 per saham.
Secara umum, pasar modal Indonesia memang belum lepas dari tekanan jual. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 36,689 poin (0,68%) ke level 5.368,800.
Lantai bursa sore ini berhasil menghimpun dana investor hingga Rp 6,31 triliun dari aksi jual beli 62,05 miliar.
Dari pasar keuangan, rupiah kembali harus menghadapi tekanan dari global dan domestik. Sempat amblas ke posisi terendah 13.161, rupiah sore ini tercatat melemah 21 poin (0,16%) menjadi 12.991 per dolar AS.
Advertisement