Masih Menyusui Sudah Hamil Lagi, Ini Pandangan Ulama

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 11 Januari 2018 19:01
Ada yang bilang menyusui ketika hamil dapat berbahaya bagi bayi.

Dream - Seorang bayi lahir diharuskan mendapat asupan ASI hingga dia berusia 2 tahun. Hal ini sesuai dengan perintah Alquran serta petunjuk di dunia medis.

Tetapi, ada sebagian kasus wanita, yang karena cukup subur, mengandung anak berikutnya. Padahal, wanita tersebut sedang menyusui anaknya.

Sebagian orang mungkin menyarankan sebaiknya wanita berusaha tidak mengalami hal itu. Alasannya, menyusui ketika hamil dapat berbahaya bagi janin.

Lantas, bagaimana Islam memandang hal ini?

Dikutip dari laman Muslimah.or.id, hadis riwayat Muslim dari Judamah binti Wahb Al Asadiyah RA menjelaskan mengenai hal ini.

Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, " Sungguh aku berkeinginan untuk melarang kalian dari melakukan 'al ghilah'. Maka aku melihat (orang-orang) Romawi dan Persia. Mereka melakukan 'al ghilah' terhadap anak meeka, dan tidak membahayakan (anak-anak) mereka sedikitpun.

Imam An Nawawi dalam kitabnya Syarh Shahih Muslim, menjelaskan makna al ghilah dalam hadis tersebut. Menurut Iman An Nawawi, ulama berbeda pendapat mengenai makna 'al ghilah'.

Sebagian ulama, di antaranya Imam Malik rahimahullah berpendapat bahwa 'al ghilah' adalah seorang suami yang menyetubuhi istrinya ketika istrinya sedang dalam periode menyusui. Sebagian ulama lainnya menjelaskan yang dimaksud dengan 'al ghilah' adalah seorang wanita yang menyusui ketika sedang hamil.

Imam An Nawawi kemudian menjelaskan status hukum terkait al ghilal yang dimaknai sebagai wanita menyusui ketika sedang hamil.

" Para ulama berkata bahwa sebab munculnya keinginan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (untuk melarang 'al ghilah) adalah beliau khawatir bahwa tindakan itu akan menimbulkan bahaya bagi anak yang sedang menyusu (minum ASI dari ibunya). Para ulama mengatakan, 'Para dokter (tabib) berkata (berdasarkan pengetahuan medis mereka ketika itu) bahwa (dengan sebab al ghilah), maka ASI (berubah) menjadi penyakit. Dan orang Arab membenci dan menjauhinya.' Di dalam hadits tersebut terdapat penjelasan bolehnya melakukan 'al-ghilah' karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melarangnya dan menjelaskan sebab tidak dilarangnya hal tersebut. Maka hal itu dibolehkan."

Dari penjelasan tersebut, wanita yang menyusui ketika hamil dibolehkan. Namun demikian, mematuhi nasihat dokter juga sangat dianjurkan terkait hal ini.

Selengkapnya...

Beri Komentar
Sonia Wibisino & Reisa Broto Asmoro Bagi Tips Jaga Kesehatan Anak