Memberikan Jamuan Terbaik untuk Tamu, Tanpa Harus Bertanya

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 11 Januari 2018 11:02
Memberikan Jamuan Terbaik untuk Tamu, Tanpa Harus Bertanya
Biasanya, kita akan bertanya pada si tamu apakah ingin minum teh atau kopi.

Dream - Saling kunjung mengunjungi sudah menjadi kebiasaan di masyarakat Islam. Amalan ini terbingkai dalam silaturahim.

Terdapat adab yang patut diperhatian ketika ada tamu berkunjung ke rumah kita. Salah satunya memberikan jamuan kepada sang tamu.

Sering kita mendengar, bahkan melakukannya sendiri, menawarkan sesuatu kepada tamu. Seperti, 'Mau minum teh atau kopi?'

Tawaran itu mungkin sudah sangat lazim. Tetapi, Imam Al Ghazali dalam kitabnya Ihya' Ulumuddin justru menyebut tawaran itu kurang tepat.

" Janganlah seseorang mengatakan pada tamunya, 'Mau tidak saya menyajikan engkau makanan?' Akan tetapi yang tepat, tuan rumah pokoknya menyajikan apa yang ia punya."

Pendapat ini dimaksudkan agar tuan rumah memberikan jamuan terbaik tanpa harus bertanya dulu kepada tamu yang berkunjung.

Imam Sufyan Ats Tsauri memberikan penjelasan secara rinci terkait adab perjamuan pada tamu.

" Jika saudaramu mengunjungimu, maka jangan bertanya padanya, 'Apakah engkau mau makan?' Atau bertanya, 'Apakah aku boleh sajikan makan untukmu?' Akan tetapi yang baik, jika ia mau makan apa yang disajikan, syukurlah. Jika tidak mau menikmatinya, tinggal dibereskan."

Selengkapnya...

(ism) 

Beri Komentar
Tanggapan warga Jakarta setahun kepemimpinan Anies