Resepsi Pernikahan Menutup Jalan, Bagaimana Menurut Islam?

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 24 Desember 2017 21:30
Resepsi Pernikahan Menutup Jalan, Bagaimana Menurut Islam?
Membuang duri di jalan dilarang, bagaimana dengan menutup jalan?

Dream - Perayaan pernikahan kerap sekali di gelar di rumah sang mempelai perempuan. Keputusan itu biasanya dilakukan agar tetangga sekitar dapat dengan mudah menjangkau lokasi pernikahan.

Meski begitu, beberapa ulama menyarankan, resepsi pernikahan tidak digelar di jalan. Ustaz Ahmad Sarwat dari Rumah Fiqih mengatakan ada larangan tegas dalam syariah untuk menghalangi orang yang lewat.

" Jangankan menghalangi, kalau saja di jalan ada aral melintang atau ada onak dan duri, kita wajib membuangnya, agar orang yang lewat tidak celaka," tulis Ahmad.

" Membuang duri dari jalan itu merupakan salah satu cerminan keimanan kita kepada Allah SWT," tulis Ahmad menambahkan.

Ahmad mengatakan jika melihat di masa lalu, menggelar hajatan di jalan masih dapat dimengerti. Sebab, di masa lalu, jalan di Jakarta, misalnya, masih lengang.

" Tidak padat seperti sekarang ini. Jadi kalau ada tetangga yang sedang punya hajatan, kita ikut bergembira dan semua anggota masyarakat serta tetangga kanan kini ikut membantu dan berkorban," ucap Ahmad.

" Salah satu pengorbanannya adalah merelakan jalan di kampung kita ditutup sementara, termasuk rela cari jalan berputar yang agak jauh demi sebuah hajatan tetangga," kata dia.

Untuk selengkapnya klik di sini.

Beri Komentar