Ilustrasi
Dream - Sujud adalah salah satu dari rukun sholat. Sujud dilakukan pada tujuh bagian tubuh yaitu kening, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki.
Sering terjadi perbedaan saat sujud yaitu pada posisi telapak kaki. Ada yang merenggangkan, ada pula yang merapatkannya.
Dari kedua hal itu, mana yang tepat?
Dikutip dari laman rumaysho, terdapat hadis dari Abu Humaid RA yang diriwayatkan Abu Dawud. Abu Humaid menyaksikan Rasulullah Muhammad SAW ketika bersujud.
Ketika sujud, ia merenggangkan kedua pahanya dan menjauhkan perut dari pahanya.
Imam Asy Syaukani dalam kitab Nail Al Authar menjelaskan tidak ada perbedaan di kalangan ulama terkait hadis di atas. Sehingga dalam sujud, dianjurkan membuka paha dan tidak mendekatkan perut dan paha.
Imam Nawawi dalam Al Majmu' Syarh Al Muhadzdzab menjelaskan pandangan ulama mazhab Syafi'i mengenai hal ini. Menurut Imam Nawawi, disunahkan merenggangkan dua lutut dan kaki saat sujud. Membuka yang dimaksud adalah selebar satu jengkal.
Tetapi, Syeikh 'Abdul 'Aziz Ath Tharifi menegaskan tidak ada dalil tegas mengenai ketentuan merenggangkan atau merapatkan kaki ketika sujud. Sehingga, Syeikh Ath Tharifi mengatakan persoalan ini dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku di masing-masing orang.