Belajarlah dari Cucu Rasulullah Saat Diejek..Masya Allah

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 21 November 2017 08:28
Belajarlah dari Cucu Rasulullah Saat Diejek..Masya Allah
Saking sabarnya, si pengejek sampai menangis dan meminta maaf.

Dream - Saat ini mudah sekali ejekan dilontarkan seseorang kepada orang lain. Apalagi dengan kehadiran sosial media. Menggunakan akun palsu, setiap orang bisa mengejek bahkan sampai merudung seseorang. Tak peduli jika kabar yang disampaikan itu benar atau berita bohong.

Lumrahnya sifat seorang manusia, orang yang diejek pasti akan merasa marah dan membalas cibiran tersebut. Lama kelamaan, emosi meninggi lantaran kedua belah pihak saling tidak terima. Alhasil, ejekan tersebut dapat berujung pada konflik.

Jika konflik yang terjadi, siapa yang diuntungkan dan siapa pula yang dirugikan. Yang jelas, hanya ada kerusakan dan kehancuran.

Allah SWT telah mengingatkan Umat-Nya agar tidak balik membalas ejekan. Seperti tertuang dalam Surat Al Qashas ayat 55.

Dan apabila mereka mendengar perkataan yang buruk, mereka berpaling darinya dan berkata, " Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amal kamu, salam bagimu, kami tidak ingin (bergaul) dengan orang-orang bodoh."

Baqir, cucu Rasulullah Muhammad SAW bahkan telah menunjukan sifat mulianya yang menjadi pelajaran bagi kita dalam menghadapi ejekan banyak orang.

Di kalangan pertemannya, Baqir kerap diejek dengan sebutan 'baqar'. Dalam Alquran, kata 'baqar' merujuk Surat Al Baqarah yang artinya 'sapi'.

" Kamu adalah Baqar (sapi)," ujar orang itu kepada Baqir.

" Tidak, saya Baqir," jawab cucu Rasulullah.

" Kamu anak dari tukang masak itu?" kata orang itu lagi.

" Benar, itulah pekerjaan ibuku," ucap Baqir tanpa wajah masam.

 

1 dari 1 halaman

Si Pengejek Akhirnya Menangis

Orang itu masih belum puas mengejek Baqir. " Kamu adalah putra dari wanita hitam yang berbuat nista."

Perkataan itu sama sekali tidak membuat Baqir marah.

" Jika kamu benar, semoga Allah mengampuni ibuku. Jika kamu salah, semoga Allah mengampunimu," kata Baqir.

Si pengejek kemudian menangis mengetahui kesabaran Baqir. Dia lalu minta maaf kepada Baqir.

Selengkapnya...

© Dream
Beri Komentar