Tangis Warga Aceh untuk Rohingya: Kami Sayang Mereka

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 18 Juni 2015 16:29
Tangis Warga Aceh untuk Rohingya: Kami Sayang Mereka
"Setiap hari makan dan mencuci pakaian dengan kami, pokoknya saya perlakukan mereka seperti anak sendiri," tutur dia.

Dream - Perempuan berkerudung hitam itu bercucuran air mata. Kedua tangan mendekap dua belia. Merangkul erat. Pelukan itu sehangat belaian ibu kepada anak-anak kesayangannya.

Dialah Junita. Warga Kuala Cungkoi, Aceh, itu turut mengantar kepergian pengungsi Rohingya dari Kuala Cungkoi ke gedung Badan Latihan Kerja (BLK) di Blang Adoe.

Di tempat penampungan baru itu, Junita memeluk erat dua remaja Rohingya, Muhammad Alie dan Muhammad Ilyas, yang sudah dianggap sebagai anak angkat.

" Saya nangis karena sedih. Mereka meninggalkan saya di Kuala Cangkoi, saya sudah sayang dengan mereka," kata Junita sebagaimana dikutip Dream dari laman act.id, Kamis 18 Juni 2015.

Ya, Yunita tak ingin berpisah dengan kedua remaja ini. " Setiap hari makan dan mencuci pakaian dengan kami, pokoknya saya perlakukan mereka seperti anak sendiri," tutur dia.

Junita tak sendiri. Perempuan 38 tahun ini mengajak serta keluarga untuk mengantar para pengungsi Rohingya ini. " Saya inginnya mereka tetap tinggal di Kuala Cangkoi saja, gak usah dipindah," harap Junita.

Baca kisah haru Junita selengkapnya di tautan ini. (Ism)

Baca Juga: ODOJ Bantu Rohingya Kenduri untuk Rohingya `Hati Saya Serasa Diaduk-aduk` Lelang Batu Safir demi Bantu Rohingya Bantu Rohingya, Indonesia Semoga Tiru Kaum Anshor Warga Sumatera Barat Siap Muliakan Pengungsi Rohingya Malala Desak Pemimpin Dunia Selamatkan Muslim Rohingya

Beri Komentar