Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Penerbangan haji jemaah Indonesia membutuhkan waktu yang tidak singkat. Untuk mencapai Jedah atau Madinah, jemaah akan menghabiskan perjalanan antara 9 sampai 10 jam. Tentu, mereka akan melewati sejumlah waktu sholat fardlu.
Muncul masalah terkait tata cara sholat di pesawat. Apalagi soal cara bersucinya.
Hingga saat ini, sudah banyak pendapat dari para ulama mengenai sholat di atas pesawat. Ada yang menyarankan dengan berdiri jika memungkinkan, ada pula yang duduk.
Belum lagi soal bersuci. Wudhu mengharuskan penggunaan air, sementara di pesawat justru dibatasi. Diganti dengan tayamum memakai debu, muncul keraguan dari mana didapat debu.
Dikutip dari Islami.co, jika seluruh ketentuan sholat yang disampaikan ulama tidak terpenuhi, jemaah bisa tetap sholat tanpa berwudhu. Sholat bisa dengan duduk dan menghadap ke arah perjalanan pesawat.
Ketika telah sampai di bandara tujuan, maka diwajibkan mengulang sholat. Sedangkan sholat yang dikerjakan di pesawat disebut sholat li hurmatil waqti (sholat menghormati waktu).
Hal ini seperti dijelaskan Imam Abu Ishak Ibrahim bin Ali bin Yusuf Al Syirazi dalam kitab Al Majmu' Syarh Al Muhadzdzab.
" Dan melakukan pengulangan salat bagi orang yang (salat) tidak menemukan air (untuk berwudlu), tidak pula debu (untuk tayammum). Maka salat yang ia lakukan untuk menghormati waktu."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya