Bikin Nyaman Putrinya Saat Haid, Orangtua Bikin 'Menstruation Board'

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 18 November 2022 19:36
Bikin Nyaman Putrinya Saat Haid, Orangtua Bikin 'Menstruation Board'
Bisa membantu mood remaja lebih stabil dan lebih bonding dengan orangtua.

Dream - Menstruasi merupakan suatu hal yang berat bagi sebagian remaja perempuan. Selain nyeri di seluruh tubuh, banyak yang merasakan mood naik turun. Sebagai orangtua, mungkin banyak yang bingung menghadapi anak remaja perempuan yang sedang haid, namun tidak dengan orangtua satu ini.

Pemilik akun TikTok @alltexasmom, membagikan pengalamannya agar sang putri merasa lebih nyaman saat haid. Mereka membuat wadah berisi camilan dan keperluan menstruasi yang sangat dibutuhkan putrinya.

Wadah tersebut dinamakan " menstruation board" . Isinya berupa cokelat, keripik, tisu dan pereda nyeri yang sangat dibutuhkan putrinya. Tak lupa, terdapat heating pad untuk memberikan kehangatan di punggung dan perut, untuk meredakan nyeri.

Ayah dan ibu© TikTok @alltexasmom

Sang ibu menjelaskan, saat seorang anak perempuan pulang dari sekolah dengan perasaan emosional, yang dilakukan orangtua pasti ingin menemuinya di depan pintu dan menyediakan semua hal yang mereka butuhkan.

1 dari 6 halaman

Video tersebut menyita perhatian banyak pengguna TikTok. Banyak dari mereka menyerukan komentar positif tentang sepasang orang tua ini.

Menstruastion board© TikTok @alltexasmom

“ Maukah kamu mengadopsiku????,” tulis sebuah akun.

" Saya 39 tetapi apakah Anda akan menemui saya di pintu sebulan sekali?," tanya lainnya.

 

2 dari 6 halaman

Lihat Videonya

 

@alltexasmom Charcuterie board? Nope! Period board! (Once a month show of support!) #charcuterie #butterboard #peanutbutterboard #monthly #period ♬ original sound - Alltexasmom

 

 


Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: CafeMom

3 dari 6 halaman

Siapkan Mental Remaja Putri Bila Menstruasi di Sekolah

Dream - Menstruasi bisa terjadi kapan saja. Bagi remaja putri yang baru saja haid pertama kali, hal ini harus disiapkan jauh-jauh hari. Bukan tidak mungkin mereka haid di sekolah.

Bila itu terjadi, anak mungkin bisa panik dan bingung. Terutama, jika tak ada persiapan sama sekali. Penting bagi orangtua untuk menyiapkan mental anak menghadapinya. Apa saja yang harus dilakukan?

1. Diskusikan
Semakin dini berbicara mengenai menstruasi dan perubahan-perubahan yang dapat terjadi selama masa pubertas dengan anak, itu akan semakin baik. Mendiskusikannya sejak dini dapat membantu menghilangkan ketakutan atau kecemasan yang tidak berdasar.

Untuk mulai mendiskusikannya, bisa memulai dengan bertanya pada anak apa yang mereka ketahui tentang pubertas. Beri tahu informasi yang salah, kemudian jelaskan dengan dengan bahasa yang mudah anak mengerti.

Bagi ibu, ceritakan juga saat pertama kali mendapatkan menstruasi. Ini akan lebih membantu anak untuk dapat membayangkannya. Tanyakan kembali pada anak, adakah hal yang ingin ia tanyakan atau masih bingung.

 

4 dari 6 halaman

2. Ajarkan Anak Memahami Siklus Menstruasi

Dijelaskan oleh Gracia Ivonika, seorang psikolog, ibu perlu membantu anak untuk memahami bahwa menstruasi adalah siklus yang normal dan sehat, sehingga anak tidak perlu takut.

“ Ajak anak mengidentifikasi tanggal siklus menstruasinya dan mulai mencatat untuk setiap bulan. Ajak juga untuk mengidentifikasi tanda-tanda menjelang menstruasi yang sebelumnya ia rasakan,” kata Psikolog Gracia.

Bisa jelaskan kepada anak bahwa siklus menstruasi setiap bulannya dapat berubah. Oleh karena itu, membuat tanggalan menstruasi berguna untuk memperkirakan kapan menstruasi berikutnya dapat terjadi.

 

5 dari 6 halaman

3. Siapkan Dompet Pembalut

Apabila anak sudah mengenali tanda-tanda PMS dan mencatat tanggal menstruasi, itu dapat membuatnya memiliki perkiraan kapan ia menstruasi. Dengan begitu, anak dapat mempersiapkan jika haid terjadi di sekolah.

Ajarkan pula anak untuk selalu membawa pembalut dan celana dalam ganti saat sudah mendekati tanggal datang bulan dan saat haid berlangsung. Dengan persiapan yang matang, itu dapat mencegah anak cemas saat haid di sekolah.

Menurut Gracia hal penting yang perlu diajarkan saat anak baru menstruasi adalah cara memakai dan mengganti pembalut dengan benar, terutama saat di tempat umum. Beritahu juga cara mengganti pembalut saat di sekolah. Bisa membawakan anak sabun cair untuk anak mencuci tangannya setiap kali mengganti pembalut. Jangan lupa untuk mengajarkannya cara membungkus dan membuang pembalut dengan benar.

 

6 dari 6 halaman

4. Bila Menembus Seragam

Selanjutnya,perlu mendiskusikan dengan anak tentang ketidaknyamanan selama mens di sekolah, misalnya kebocoran. Perlu mengajarkan cara mencegah kebocoran dan apa yang harus dilakukan jika darah mens menembus seragam.

Bisa minta ia selalu membawa celana dalam dan pembalut ganti di tas. Bisa pula dengan membawa jaket atau cardigan untuk menutupi bagian yang tembus.Boleh menyarankan anak untuk melapor ke UKS atau pada guru perempuan jika diperlukan.

Baca selengkapnya di KlikDokter.

Beri Komentar