Bubur Gandum, Menu Praktis Kaya Gizi untuk MPASI

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 27 Maret 2018 14:04
Bubur Gandum, Menu Praktis Kaya Gizi untuk MPASI
Bisa jadi alternatif pengganti bubur nasi, lebih bergizi dan tinggi serat.

Dream - Bubur nasi selama ini jadi andalan untuk membuat menu makanan pendamping ASI (MPASI). Biasanya, bubur nasi dipadukan dengan lauk pauk kaya protein serta sayuran, kemudian digiling halus.

Sebagai sumber karbohidrat alternatif, Sahabat Dream juga bisa memberikan menu bubur gandum untuk si kecil. Bubur ini bukan hanya mengandung karbohidrat, tapi juga serta, protein dan vitamin sangat sangat dibutuhkan bayi.

Bunda bisa mulai memberikan bubur gandum pada bayi saat usianya 6 bulan. Manfaat kandungan dari bubur gandum ini adalah level seratnya yang sangat tinggi. Sangat efektif untuk mengatasi sulit buang air besar, meningkatkan kekebalan tubuh bayi, membantu mengurangi peradangan, serta meningkatkan sensitivitas insulin bayi.

Sebelum memberikan bubur gandum, kenali dulu jenis-jenisnya. Ada jenis gandum yang paling baik untuk menu MPASI.

1. Rolled oats

Rolled oat

Serpihan gandum ini terbuat dari gandum tanpa kulit kemudian digulung dan dikemas sebelum kondisinya terlalu kering. Biasanya bisa didapatkan di supermarket atau toko yang khusus menjual makanan organik

2. Tepung gandum

Tepung gandum


Merupakan olahan gandum yang digiling hingga membentuk tekstur berupa tepung. Tetapi tidak terlalu halus dan cenderung kasar untuk mempertahankan seratnya.

3. Gandum instan

Gandum instan

Oat instan ini melalui proses direbus, digulung, lalu dikeringkan sebelum dikemas.Ini merupakan gandung semi-matang dan bisa diolah dengan hanya dicampur air panas. Cukup praktis.

4. Gandum potongan

Gandum potong


Butiran gandum utuh yang di potong kecil-kecil. Gandum ini memiliki kandungan gizi yang sama dari gandum utuh tetapi bisa dimasak lebih cepat karena bentuknya sudah tak terlalu besar.

Jenis gandum yang paling pas untuk bayi adalah gandum potongan. Hal ini karena biji gandum belum melalui proses rumit yang menghilangkan kandungan gizinya. Kondisinya pun masih sangat alami.

Laporan Ferra Ferdiana

Sumber: Momjunction

Beri Komentar