Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Orangtua, terutama ibu selama ini dianggap sebagai sosok tanpa cela, yang selalu rela berkorban dan melindungi anak-anaknya. Faktanya, tak selalu demikian.
Orangtua juga manusia yang kerap melakukan kesalahan dan bahkan membuat 'luka' pada anak-anaknya.
Sebuah pertanyaan yang sangat mencuri perhatian muncul di Quora, sebuah situs berbagi informasi dari para profesional di bidangnya. Pertanyaan tersebut yaitu " Apa yang menurutmu tidak pantas dilakukan oleh seorang ibu?" .
Sederet jawaban bermunculan yang sebagian besar dijawab oleh para psikolog. Salah satu yang sangat mengena adalah terkait balas budi.
" Mengucapkan kalimat seperti 'Nggak inget udah dikandung 9 bulan. Mama lahirin kamu aja udah bertaruh nyawa. Terus pas masih kecil disekolahin. Nggak inget mama udah keluar berapa banyak uang dan tenaga buah ngehidupin kamu sekarang. Sekarang mana balas budinya?," tulis jawaban dari pertanyaan di atas.
© Dream
Penjelasan pun berlanjut terkait kalimat tersebut. Jawaban di Quora lalu mengonfirmasi pemahaman pembaca.
Bahwa harusnya anak bukan investasi, tapi merupakan tanggung jawab orangtua. Anak lahir ke dunia, karena orangtuanya dan bukan keinginannya sendiri.

" Paham kenapa ada yang salah dari kalimatnya? Kalimat semacam itu menunjukkan ibu menganggap si Anak adalah investasi jangka panjang yang seharusnya memberikan feedback. Padahal kalau ditelusuri lebih jauh, si Anak tidak minta dilahirkan. Yang ingin dia lahir siapa? Ibu dan ayahnya" .
© Dream
Penjelasan berlanjut, karena anak bisa saja membalas pernyataan orangtua yang memintanya untuk balas budi. Orangtua cenderung emosi dan menganggap anak durhaka.

" Coba bayangkan kalau anak mengucapkan kalimat seperti 'Saya tidak pernah meminta Mama mengandung saya hingga bertaruh nyawa untuk melahirkan saya. Juga tidak meminta mama mengeluarkan banyak uang dan tenaga untuk menghidupi saya. Sekarang, kenapa saya harus tanggung jawab. Respon apa yang akan diterima?" .
Jawaban ini bisa jadi pembelajaran sebagai orangtua. Pola asuh tiap orangtua pada anak-anaknya pasti berbeda. Pastikan apapun gaya mengasuh yang diterapkan, jangan sampai membuat 'luka batin' pada anak-anak dengan melontarkan pernyataan seperti di atas.