Anak Belajar Berkuda (Foto: Shutterstock)
Dream - Olahraga berkuda kini sedang banyak ditawarkan di sekolah-sekolah sebagai ekstra kurikuler. Ada juga kursus privat yang diberikan pada anak-anak bahkan untuk usia balita.
Jika dilihat sekilas, olahraga berkuda memang bisa melatih fisik anak. Namun ternyata lebih dari itu, berkuda juga melatih mental dan konsentrasi.
Sebelum bisa mengendarai kuda, anak harus terlebih dulu 'menaklukan' kuda tunggangannya. Hal ini menuntut anak untuk belajar berempati, memimpin dan mengontrol pikirannya sendiri.
" Berkuda bisa menunjukkan serta mengajarkan anak untuk mempersiapkan diri, dan mengumpulkan keberanian untuk bersaing. Anak akan belajar mengambil risiko, menikmati
penghargaan, dan mengatasi kekecewaan," ujar Ann Swinker, Ph.D., a profesor bidang studi Animal Science di Penn State University, Amerika Serikat.
Swinker pun mengungkapkan penelitian yang dilakukan tim dari American Youth Horse Council. Dari penelitian diketahui, anak-anak yang belajar berkuda memiliki keterampilan hidup yang
lebih baik. Terutama dalam hal fokus, konsentrasi dan pengambilan keputusan.
" Jika anak menyukai binatang terutama kuda, dan mereka bermasalah dalam hal mengumpulkan fokus, konsentrasi, menentukan target serta membuat keputusan, latihan berkuda bisa membantunya. Mental anak akan dilatih untuk menjadi pemimpin dan semua kemampuan tersebut sangat dibutuhkannya," ungkap Swinker.
Untuk anak-anak balita menunggang kuda juga sangat berdampak positif. Terutama dalam hal mengenalkan binatang dan mendekatkannya dengan alam. Daripada si kecil menghabiskan
waktu dengan bermain gadget atau di dalam rumah, berkuda akan jauh lebih baik.
Berlatih berkuda berarti membantu anak untuk membangun karakter positif. Dalam berkuda, anak akan diajarkan bertanggung jawa akan kudanya, merawat, memberi makan, kesabaran
dalam latihan, disiplin dan membaca situasi.
" Kuda akan bersikap merespons seperti apa yang dirasakan dari penunggangnya, untuk itu anak juga akan belajar mengontrol emosi dan pikirannya," ujar Swinker.
Dengan berkuda secara rutin, anak-anak akan menyadari bagaimana pilihan sikap dan perilaku mereka mempengaruhi makhluk hidup lain di sekitarnya. Empati anak pun akan diasah. Jadi
saat berkuda, bukan hanya kemampuan fisik saja yang dilatih tapi juga kemampuan psikologis dan pengembangan mentalnya.
Sumber: Elcr.org
Advertisement

Perempuan di Balik McDonald’s Indonesia: Dua Kisah, Satu Komitmen untuk Tumbuh dan Berdampak
Rangkaian acara Dream Inspiring Women 2023 di Dream Day Ramadan Fest Day 5


Kandungan Komposisi Susu dalam Produk Nutrisi Anak Makin Menjadi Perhatian

Nestlé MILO Dukung Pengembangan Program Basketball For Good di Indonesia

Nestlé MILO Dukung Pengembangan Program Basketball For Good di Indonesia

Kandungan Komposisi Susu dalam Produk Nutrisi Anak Makin Menjadi Perhatian
