Dream - Indonesia berduka setelah pesawat Hecules C-130 milik TNI AU jatuh di Medan, Sumatera Utara, pada Selasa 30 Juni 2015. Puluhan orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Pesawat yang dipiloti Kapten Penerbang Sandy Permana tersebut menimpa sejumlah bangunan di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara. Pesawat tersebut hancur dan terbakar.
Insiden ini membuat masyarakat berduka. Sebagian mereka menggelar Salat Ghaib untuk mendoakan para korban kecelakaan tersebut.
Anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0814 Jombang, Jawa Timur, misalnya. Mereka berdoa untuk para korban pada Rabu 1 Juli 2015.
Keluarga menunjukan foto Serka Sutrisno korban pesawat Hercules C-130 di kediaman keluarga di Desa Pojok, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (1/7). Serka Sutrisno menjadi salah satu korban dalam kecelakaan pesawat Hercules C 130 di Medan pada Selasa (30/6).
Hak Cipta ANTARA FOTO/Syaiful ArifAdvertisement

Mengapa Kekaisaran Romawi Pernah Memindahkan Pusatnya ke Konstantinopel dan Pecah Menjadi Dua

Tips Belajar Bahasa Baru dengan Aksara yang Berbeda Secara Cepat, Pahami Teknik yang Tepat

Hari yang Dihilangkan dalam Sejarah Manusia saat Pergantian Kalender

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai

Pandangan Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram untuk Ketenangan Jiwa di Masa Modern

Bukan IQ, Ini Jenis Kepintaran yang Lebih Penting dan Menentukan Kesuksesan

Ini yang Terjadi pada Otak Setelah Berhenti Konsumsi Gula Tambahan Selama Sebulan