Bikin Haru, Perjuangan Venna Melinda Jadi Orangtua Vania

Reporter : Gladys Velonia
Selasa, 20 Juni 2017 04:30
Bikin Haru, Perjuangan Venna Melinda Jadi Orangtua Vania
"Alhamdulillah 9 bulan ini saya berupaya sekuat tenaga dengan kesabaran dan campur aduk".

Dream - Venna Melinda kini sedang berjuang demi mendapatkan pengakuan legal atau sah secara hukum sebagai orangtua Vania Athabina. Vania, bayi mungil nan menggemaskan itu merupakan putri angkatnya, yang diasuh Venna sejak 2016.

Namun perjuangan mantan istri Ivan Fadilla ini tak semudah yang dibayangkan. Selain proses administrasi dan peraturan hukum yang harus dipenuhi, status jandanya juga jadi salah satu faktor yang mempersulit.

" Hari ini agendanya lanjutan permohonan pengangkatan anak ke Vania kepada Venna Melinda. Tadi sudah diajukan permohonan beserta bukti surat dan bukti saksi dari ibu Venna. Namun masih ada yang kurang dan akan dilengkapi 10 Juli mendatang," tutur Novio Manurung, kuasa hukhm Venna, usai menghadiri sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin 19
Juni 2017.

Ibu kandung Verrell Bramasta dan Athalla Naufal itu menceritakan upaya yang dilaluinya untuk mempunyai legalitas sebagai ibu Vania.

" Alhamdulillah 9 bulan ini saya berupaya sekuat tenaga dengan kesabaran dan campur aduk. Tapi ternyata hari ini belum ditetapkan," ungkap Venna.

1 dari 2 halaman

Status Janda Venna Jadi Rintangan

Untuk mendapatkan status legal menjadi orangtua Vania, sederet dokumen hukum disiapkannya. Termasuk surat cerainya dari Ivan Fadilla, yang tentu saja jadi pertimbangan majelis hakim.

" Saya masih perlu berkas lain karena saya single parent, harus sertakan surat cerai saya, inilah perjalanan panjang dapatkan hak asuh Vania, dari minta surat ke Dinas Sosial sampai sekarang," ucap wanita 44 tahun itu.

Pemain film " Catatan Si Boy 2" itu mengaku akan terus bersabar hingga sidang putusan 10 Juli mendatang dengan membawa surat cerainya dengan mantan suaminya, Ivan Fadilla Soedjoko, sebagai bukti yang diminta oleh majelis hakim.

Venna menegaskan, seberat apapun rintangan yang akan dihadapi untuk memiliki legalitas atas Vania, akan ditempuhnya. Ia bercerita kalau telah jatuh cinta pada anak angkatnya itu sejak pertama melihatnya di media online.

" Pertama kali lihat Vania, 17 September tahun lalu di media online dan lihat dia di inkubator, sampai hari ini semua orang bisa lihat cinta saya ke Vania. Saya juga enggak bisa ngejelasin juga, karena prosesnya njelimet. Semua saya tempuh karena rasa cinta itu makanya saya perjuangkan," tegasnya.

" Vania bisa dibilang ya anakku. Mungkin saya enggak hamil dia, tapi karena perjuangannya 9 bulan, sama kayak aku mengandung 9 bulan. Tapi untuk Vania ini cuma beda ruang dan teknis saja. Sisanya sama, rasa cinta saya ke Vania seperti saya mengandung dia," ujar Venna penuh haru.

2 dari 2 halaman

Cerita Vania Sampai di Pelukan Venna

Awal pertemuan Venna dan Vania terjadi pada 17 September 2016. Saat itu ramai diberitakan di media soal ditemukannya bayi mungil berjenis kelamin perempuan dengan berat hanya 1,7 kilogram di Masjid Universitas Negeri Islam (UIN).

Saat ditemukan oleh penjaga masjid, masih ada ari-ari yang menempel pada tubuh bayi. Sang penjaga masjid tak langsung membawa bayi mungil tersebut ke rumah sakit UIN, melainkan membawanya berkeliling dahulu untuk mencari siapa orangtuanya.

Kisah bayi mungil itu membuat Venna tersentuh dan langsung memutuskan mengadopsinya serta memberi nama yang indah, yakni Vania Athabina yang berarti perempuan pintar titipan Allah untuk dirinya.

Beri Komentar