Lakukan Ini Bareng Anak, Giovanni Yosafat Tobing Panen Pujian

Reporter : Amrikh Palupi
Selasa, 1 Oktober 2019 11:50
Lakukan Ini Bareng Anak, Giovanni Yosafat Tobing Panen Pujian
Lihat kebersamaan Giovanni Yosafat Tobing dan kedua putrinya.

Dream - Geovanni Yosafat Tobing memang artis sinetron, namun tak sungkan makan masakan pedagang kaki lima. Baru-baru ini, dia mengajak kedua putrinya makan mi ayam di pinggir jalan.

Bukan tanpa alasan, pria yang karib disapa Gio tersebut mengajak kedua putrinya makan di kaki lima untuk memberi tahu bahwa menu enak tidak hanya ada di mal belaka.

" Ngasih Tau Cewek Cewek Cantik Ini Kalo Makanan Enak Nggak Cuma Ada Di Mall," tulis Giovanni Yosafat Tobing dikutip Dream, Senin 30 September 2019.

 Giovanni Yosafat Tobing© Giovanni Yosafat Tobing

Unggahan aktor baru menjadi mualaf ini langsung dibanjiri pujian warganet. Banyak warganet kagum karena Gio mengajarkan kedua putrinya untuk makan di kaki lima.

" Luar biasa bapak sati ini @giovanni_tobing sukses slalu," tulis akun @hairidaasro.

" Betulll setuju banget sama caption nya," kata akun @tari_171717.

" Betul ka @giovanni_tobing mie ayam kaki lima terkdg lbh enak dan lbh nikmat,, selamat makan ka gio bersama bidadari" yg cantik," tulis akun @ellysa1095.

1 dari 5 halaman

Pesinetron Giovanni Tobing Ternyata Mualaf, Alami Banyak Perubahan Hidup

Dream - Pesinetron Giovanni Tobing ternyata telah lama memutuskan menjadi mualaf. Pengakuan tersebut disampaikan Gio, sapaannya, saat mengikuti kajian Musyawarah dengan ustaz Abdul Somad.

Di pengajian tersebut, Giovanni menceritakan telah menjadi mualaf setelah menikah. Sejak berpindah keyakinan, pria berusia 35 tahun ini mengaku mengalami perubahan sikap yang luar biasa besar. 

" Saya seorang mualaf, saya memeluk Islam setelah menikah dan saya merasa Islam suatu agama yang luar biasa," kata Giovanni Tobing dikutip Dream dari Yuotube Vertizone TV, Jumat 6 September 2019.

  Giovanni Tobing© Giovanni Tobing

Saat mulai belajar memahami Islam, Giovanni merasakan hal yang sangat luar biasa dalam hidupnya. Dulu Sejak menjadi muslim, Gio mengaku terus berusaha menjadi pribadi baru diantaranya dengan lebih mendekatkan diri dengan Yang Kuasa. 

Pria kelahiran Jakarta itu mengaku termasuk pribadi yang jarang pergi ke tempat ibadah saat memeluk agama terdahulunya. Bahkan dia mengaku, datang sekali setahun ke tempat ibadah saja sudah menjadi pencapaian terbaiknya. 

Kini, sejak memeluk Islam, Govanni mengaku terus mentransformasi dirinya menjadi pribadi baru sesuai tuntutan Islam.

" Sampai bisa sholat lima waktu dan mempelajari hal lain-lain," tuturnya.(Sah)

2 dari 5 halaman

Saat Ustaz Somad Minta Doa Artis Mualaf

Dream - Pesinetron mualaf Giovanni Tobing bertanya tentang keresahan dalam mempelajari Islam kepada Ustaz Abdul Somad. Gio mengajukan pertanyaan saat mengikuti kajian bersama ustaz Abdul Somad.

Dalam kajian itu, Gio memebrikan tiga pertanyaan kepada Ustaz Somad. Ketiga pertanyaan itu diakui Gio sebagai keresahan hatinya, sekaligus bisa mewakili para mualaf di luar sana.

"  Pentanyaan saya yang mungkin ini juga adalah keresahan hati saudara kita yang mualaf, bagaimana kita tahu kita memilih guru? Caranya memilih guru untuk memandu kita supaya kita tidak berada di jalan yang salah," kata Giovanni Tobing dikutip Dream dari Yuotube Vertizone TV, Jumat 6 September 2019.

  gionino tobing© gionino tobing

" Dan kalau kita sudah memilih bagaimana kita tahu guru pilihan kita itu benar? yang ketiga saya ada sedikit tahu di dalam Islam ada beberapa mazhab. Mazhab apa yang kira-kira bisa dan cocok untuk saya memilihnya," imbuhnya.

Ustaz Somad langsung memberikan tanggapan kepada aktor berusia 35 tahun itu. Tak diduga, sebelum menjawab, Ustaz Somad meminta didoakan Gio karena catatan amalnya masih bersih.

"  Mas Gio yang catatan amalnya masih bersih ketika menghadap Allah mungkin catatan dosa saya jauh lebih banyak. Jangan lupa doakan saya, doakan kami, doakan kita semua,"   kata Ustaz Abdul Somad.

Selanjutnya, Ustaz Somad menjawab tiga pertanyaan ketiga dari Gio. Untuk menjawab pertanyaan pertama Giovanni. Ustaz Somad bercerita bagaimana saat pertama kali Umar bin Khattab menjadi khalifah dan ketakutan karena tidak ada yang akan meluruskannya.

"  Pertama, bahwa dalam Islam tidak ada holly man setelah Nabi Muhammad SAW. Tak ada manusia suci yang antikritik, yang tak boleh diperbaiki, diluruskan. Makanya ketika Umar bin Khattab jadi khalifah dia menangis. Kenapa? Karena dia sekarang punya jabatan tinggi dia takut nanti sahabat tidak ada satupun yang bisa meluruskan dia,"   ucap Somad.

"  Tapi kemudian ketika ada sahabat berkata kalau kau salah Umar bin Khattab aku yang akan meluruskan. Dia peluk alhamdulillah masih ada hamba Allah yang meluruskan."

3 dari 5 halaman

Video Detik-Detik Deddy Corbuzier Ucap Syahadat Dibimbing Gus Miftah

Ustaz Abdul Somad menyampaikan jika dalam memilih guru ada tiga hal yang menjadi dasarnya dalam islam yaitu Alquran, Sunah, dan mengikut ulama.

" Ini tentang cara memilih guru standarnya Quran, Sunah, dan mengikut ulama Ahlussunnah wal Jama’ah,"   kata Ustaz.

Kemudian di pertanyaan ketiga, Ustaz Somad menceritakan ada tiga mazhab Hanafi, mazhab Syafii, dan mazhab Maliki dan bagaimana pelaksanaannya. Ustaz Somad mencontohkan dalam bersentuhan kulit lawan jenis dalam manzab Hanafi, mazhab Syafii, dan mazhab Maliki.

  ustaz abdul somad© ustaz abdul somad

Ustaz Somad memilih mazhab Syafii, sebab orang awam akan mengikuti mazhab gurunya, di mana pada saat itu guru Ustaz Abdul Somad mengikuti mazhab syafii.

"  Saya pilih mazhab Syafii, ketika saya pakai mazhab Syafii saya lebih tenang," kata Ustaz Abdul Somad.

(ism, Sumber : youtube.com/Vertizone TV)

4 dari 5 halaman

Video Saat Deddy Ucap Syahadat

Dream Deddy Corbuzier dikabarkan telah resmi menjadi mulaf. Ayah satu anak itu mengucapkan kalimat syahadat dibimbing oleh pemuka agama sekaligus sahabat Deddy, Gus Miftah.

Prosesi pengucapan syahadat Deddy Corbuzier diselenggarakan di Pondok Pesantren Ora Aji milik Gus Miftah di Tundan, Purwomartani, Kalasan Sleman Yogyakarta.

Dalam potongan video yang diunggah akun @ponpesoraji, Deddy duduk di depan Gus Miftah yang hadir dengan mengenakan peci hitam dan pakaian berwarna biru. Sementara Deddy tetap dengan busana khasnya yaitu pakaian serba hitam lengkap dengan kacamata hitam.

Dari video tersebut, ayah dari Azkanio Nikola Corbuzier dibimbang mengucapkan syahadat per kata mengikuti ucapan dari Gus Miftah.

   deddy coruzier© deddy coruzier

" Assyhadualla ilaha illallah. Waassyahduanna muhammadarrasulullah. Saya bersaksi dengan sebenar-benarnya bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah. Dan saya bersaksi sebenar-benarnya bahwa Muhammad adalah utusan Allah," ucap Deddy Corbuzier mengikuti bimbingan Gus Miftah dikutip Dream dari akun tersebut, Jumat, 21 Juni 2019.

Setelah itu, Gus Miftah langsung mengucapkan syukur " Alhamdulillah. Jemaah yang ikut menyaksikan pun menyambut dengan takbir.

"  Takbir, takbir Allahhuakbar, Allahuakbar," kata Jemaah bergemuruh.

Video itupun langsung disambut dengan komentar selamat dan doa dari warganet. 

" Alhamdulillah, semoga istiqamah...,"  tulis akun @jonidwibowo.

" Masya Allah,,,semoga istoqomah om @mastercorbuzier,"  kata akun@delisachantique.

" terharuuuy,"  tulis akun @iniendah20.

Berikut adalah video saat Deddy mengucapkan syahadat dibimbing Gus Miftah

 

 

 

5 dari 5 halaman

Keputusan Mualaf Deddy Corbuzier Ditentang Keluarga?

Dream - Rencana Deddy Corbuzier untuk mengucap Syahadat di pesantren milik Gus Miftah di Yogyakarta tidaklaah mudah. Keputusannya menjadi seorang mualafternyata memunculkan kontroversi di keluarganya.

" Ya kontroversi pasti adalah," kata Gus Miftah saat dihubungi, Kamis 20 Juni 2019.

Meski begitu, kata Gus Miftah, Deddy Corbuzier tidak patah arang. Dia menyebut bahwa Deddy tetap akan melanjutkan niatnya untuk menjadi seorang mualaf dengan mengucap Syahadap pada Jumat besok.

" Aku bilang kalau Deddy cerdas dan bisa menjelaskan ke keluarganya. Ya doakan saja semoga lancar," kata Gus Miftah.

Maka dari itu, Gus Miftah pun terus memberikan dukungan dan masukan kepada Deddy agar kuat menjadi seorang mualaf. Karena tidak mudah untuk menjalaninya.

" Saya bilang ke Deddy kalau orang masuk Islam pasti banyak ujian. Kamu harus sabar dan yakin kalau semua ini bisa dilewati," tutur Gus Miftah.

 

Beri Komentar