Pengacara: Polisi Terburu-buru Tetapkan VA Tersangka

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 17 Januari 2019 15:29
Pengacara: Polisi Terburu-buru Tetapkan VA Tersangka
Alasannya, kesaksian dugaan penyebaran konten pornografi baru didapat dari muncikari.

Dream - Tim pengacara VA menyebut penyidik polisi terlalu terburu-buru menetapkan kliennya sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran konten pornografi kepada mencikari prostitusi online. Alasannya, keterangan yang didapat baru dari muncikari.

" Polda Jawa Timur terlalu terburu-buru menetapkan VA tersangk. Konten itu belum ditanyakan kepada kita apakah hanya satu pihak dengan keterangan ES saja," pengacara VA, Milano Lubis saat di Kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu 16 Januari 2019.

Menurut Milano, kliennya belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kasus itu. Hanya pemeriksaan bukti chat VA kepada ES. Jadi klienya tidak memahami bila penyidik sudah menetapkannya sebagai tersangka.

" Bagaimana ada menawarkan jasa dan video belum ada dari keterangan dan pemeriksaan VA. Kemarin hanya pemberitaan chat dari ES dan A kita juga bingung apa dasarnya," ucapnya.

Seharusnya, kata Milano sebelum VA ditetapkan tersangka, penyidik melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada VA. Bukan langsung menetapkan status tersangka dari saksi.

Milano juga menolak tuduhan VA menawarkan diri kepada pelanggan dengan mengirimkan foto dan video asusila.

" Itu kan berarti baru sepihak. Kalau pengakuan Siska harus ditanyakan juga oleh VA karena hanya berdua kalau berdua bisa dipidanakan. Kalau dikenakan UU ITE didistribusinya dimana? Siapa yang mendistribusikan ke media tidak ada," tuturnya. (ism) 

1 dari 3 halaman

Astaga! Video Tak Senonoh Artis VA Sudah Tersebar ke Medos

Dream - Polisi mendapat temuan mengejutkan di ponsel milik ES, mucikari prostitusi online. Setelah dicek, dalam ponsel itu ditemukan foto dan video artis VA.

" Ada foto dan video tak senonoh VA, tapi itu tentu tak pantas kita ungkapkan," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, dikutip dari , Rabu 16 Januari 2019.

Menurut Barung, temuan foto dan video tak senonoh milik VA itu berasal dari penyidikan data digital forensik. Foto dan video yang ditransmisikan ke muncikari ES itu diduga untuk menjadi alat penawaran ke pria hidung belang.

Barung menyebut salah satu video tak senonoh VA sudah tersebar di dunia maya. Dia mengaku tidak mengetahui bagaimana video itu dapat tersebar.

" Salah satu contoh itu ada video yang sudah tersebar ke netizen. Tapi bukan polisi loh yang menyebarkan," ucap Barung.

2 dari 3 halaman

Tukar Menukar Endorse

Barung menyebut salah satu muncikari prostitusi artis secara online, F, dalam kondisi sakit. Kesehatan F menurun sejak ditangkap di Jakarta, Senin 14 Januari 2019.

" Yang bersangkutan shock, lemas, muntah, pusing, dan pingsan. Hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit," kata dia.

F, tambah Barung, diduga pernah meng-endorse VA. F diduga juga memiliki keterkaitan dengan dua muncikari lain yang sudah ditangkap, ES dan TN.

Salah satu bukti keterkaitan tiga muncikari itu, kata Barung yaitu pola tukar menukar endorse.

" Mereka ini saling bertukar endorse. Jika satu tidak punya, maka mereka akan saling berhubungan, kemudian akan saling bertukar," ujar dia.

Sumber: 

3 dari 3 halaman

Vanessa Angel: Saya Sudah Pasrah

Dream - Milano, kuasa hukum artis Vanessa Angel mengaku bingung dengan keputusan penyidik Polda Jawa Timur yang menetapkan kliennya sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan belum lama  ini, Milano tak mengetahui ada bukti yang menguatkan status kliennya sebagai tersangka. 

" Kita juga bingung, karena pemeriksaannya belum ada seperti yang dituduhkan," ujar Milano saat di Kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu 16 Januari 2019.

Milano menegaskan selama ini Vanessa tidak pernah menyebarkan foto atau video porno seperti yang dituduhkan pihak kepolisian kepada kliennya.

  vanessa angel© vanessa angel

Foto : Dream.co.id/Nur Ulfa

" Apakah benar Vanessa yang mendistribusikan (foto dan video prono) pemeriksaan kemarin belum ada hanya sebatas chat pribadi antara Vanessa dan Siska. Hanya sebatas itu," tuturnya.

Sementara Vanessa yang hadir dalam konferensi pers tersebut mengaku sudah tidak bisa berkata-kata lagi. Ia hanya bisa pasrah dengan masalah yang dihadapinya saat ini.

" Disini aku mau ngomong benar atau salah pun sama saja tidak akan mengubah situasi apapun. Saya udah pasrah," ujar Vanessa.

 

 

Beri Komentar