Sholat Jumat di Amerika, Hanung Terharu Saat Alami...

Reporter : Kusmiyati
Selasa, 15 November 2016 11:01
Sholat Jumat di Amerika, Hanung Terharu Saat Alami...
Sutradara Hanung Bramantyo begitu tersentuh hatinya saat melihat secara langsung warga Amerika yang melindungi umat muslim yang sedang beribadah.

Dream - Sutradara Hanung Bramantyo begitu tersentuh hatinya saat melihat secara langsung warga Amerika, yang melindungi umat muslim yang sedang beribadah. Hanung pun mengunggahnya di akun instagram miliknya.

" Komunitas Yahudi dan Kristen Amerika ( yang menjadi agama mayoritas ) melindungi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah Jumat, di depan masjid LA, paska kemenangan Donald Trump," tulis suami Zaskia Adya Mecca ini, Senin 14 November 2016.

 Unggahan Hanung Bramantyo

Hanung pun begitu terharu dengan pemandangan itu, " usai sholat jumat di masjid LA, Amerika, Organisasi Kristen dan Yahudi berdiri di depan masjid dan melindungi umat Islam ( Minoritas ) untuk sholat Jumat, paska kemenangan Donald Trump. Sungguh pemandangan yang mengharukan. Agama Mayoritas melindungi agama Minoritas," paparnya.

 Unggahan Hanung Bramantyo

Unggahan Hanung itu pun mencuri perhatian ribuan netizen, dan kebanyakan dari mereka ikut merasakan hal yang sama. " Terharu lihatnya," kata akun Dallas.

" Toleransinya ya ampun bikin terharu. Semoga Indonesia bisa seperti ini," ujar akun Mut.

" Makasih banyak Hanung sudah berbagi hal yang mengharukan ini," kata akun Gea. (Ism) 

1 dari 2 halaman

Hanung Bramantyo: Jilbab Kini Jadi Gaya Hidup

Dream - Melihat perkembangan hijab di Indonesia, sutradara film Hanung Bramantyo menganggap hal tersebut sudah menjadi bagian dari fashion dan gaya hidup. Bisnis fashion hijab pun dirasa suami dari Zaskia Adya Mecca ini sebagai peluang emas yang menjanjikan.

" Karena Zaskia suka sekali menyampuri urusan baju yang saya kenakan, maka saya memberikan usul membuka butik saja. Ini ternyata jadi peluang yang bisa dibilang menjanjikan, omsetnya bak kacang goreng maksudnya tidak terlalu sulit banyak peminatnya," kata Hanung saat ditemui Tim Dream.co.id di Dapur Film Indonesia, kawasan Ampera, Jakarta.

Menurut Hanung kini wanita berhijab sudah sangat peduli dengan penampilan dibandingkan dahulu di era Orde Baru. " Kalau dulu kan hijab identik dengan ibu-ibu pengajian, tapi sekarang sudah tidak. Makin keren, dan sepertinya kalau arisan atau kumpul ibu-ibu yang dibahas model hijab. Ini sudah jadi bagian gaya hidup juga bisa dibilang begitu," kata pria kelahiran Yogyakarta1 Oktober 1975 ini.

Kehidupan wanita berhijab ini yang diangkat Hanung menjadi film layar lebar. Di luar dari masalah spiritual pengguna hijab, Hanung lebih mengangkat hijab sebagai gaya hidup dan bagian dari fashion dunia.

" Film hijab saya yang sedang dalam proses syuting ini mengangkat kehidupan sehari-hari terkait wanita berhijab. Di luar konteks itu wajib tidak atau sisi religius, film ini lebih mengangkat beberapa karakter wanita berhijab di Indonesia dan ini kisah nyata Zaskia," ungkap 
Hanung.

2 dari 2 halaman

Hanung Bramantyo Hadirkan Hijab di London

Dream - Setelah sukses merangkul penonton sebanyak 3.581.947 orang dengan film Ayat-Ayat Cinta, sutradara Hanung Bramantyokembali menggarap film dengan mengusung tema sedikit religi.

" Film Hijab ini sebenarnya lebih ke film tentang fashion hijab yang di Indonesia kini sedang menjadi sorotan dunia. Unsur religinya tidak terlalu kental sebenarnya, ini proyek perdana dapurfilm yang digarap Zaskia Mecca sebagai produsernya," ujar Hanung saat ditemui  Dream.co.id di kawasan Museum Fatahilah, Selasa 14 Oktober 2014.

Film yang akan dirilis Januari 2015 ini mengambil lokasi di sekitar Jakarta namun Hanung juga menghadirkan kecantikan kota London. " London itu banyak dipilih desainer untuk menampilkan koleksi mereka dan ada juga yang koleksi mereka terinspiarsi dari fashion di London. Perkembangan hijab pun kini bisa dibilang sampai London, makanya ujung film ini diceritakan di London," ujar Hanung.

Film yang dimainkan Carrisa Puteri, Natasha Rizky, Zaskia Adya Mecca, Tika Bravani, Dion WiyokoOmesh dan Mike Lucock ini dirampungkan Hanung kurang lebih 30 hari.

"  Alhamdulillah proses syutingnya sudah selesai, semuanya begitu berkesan. Timnya begitu solid dan para pemainnya cepat bersosialisasi. Alhamdulillah lancar," ungkap Hanung.

Hanung berharap film ini dapat menginspirasi hijabers Indonesia dan menunjukan bahwa wanitabisa menyeimbangkan kehidupan keluarga dan karir.

" Di sini diceritakan tentang empat karakter wanita yang diharapkan bisa menginspirasi seluruh wanita, saya tidak ngoyo film ini ditonton seluruh masyarakat Indonesia. Hal terpenting itu pesannya sampai, film Hijab ini juga memperlihatkan cara pasangan suami istri menemukan solusi soal keharmonisan karir dan keluarga," ujar Hanung.

Beri Komentar
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa