Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi Pergelangan Kaki Terkilir. (Foto: H-Wave.com)
Dream - Jangan remehkan kaki terkilir. Sahabat Dream biasanya akan langsung ke tukang urut saat kaki terkilir dapat segera pulih. Namun jika tak berhasil segera periksa ke dokter.
Peringatan ini sebaiknya diindahkan setelah kejadian bahas dialami seorang reporter wanita di China. Pergelangan kakinya terkilir saat merayakan Tahun Baru Imlek.
Menurut laporan China Times, peristiwa tersebut terjadi tahun lalu ketika wanita itu merayakan Imlek hingga kakinya terkilir.
Dia kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit. Dokter melakukan pemindaian X-ray pada pergelangan kakinya.
Namun dokter tidak menemukan patahan atau retakan sama sekali pada kaki wanita tersebut.
Meski tidak ditemukan retakan, wanita itu merasakan sakit luar biasa hingga pergelangan kakinya bengkak.
Rasa sakit tersebut sangat parah hingga terasa di betis. Tidak itu saja, jari-jari kakinya juga mati rasa.
Beberapa hari kemudian, wanita itu mengalami koma dan dilarikan ke rumah sakit.
Sayangnya, dokter tidak bisa menyelamatkan nyawanya. Hanya 12 hari setelah pergelangan kakinya terkilir, dia meninggal dunia.
Hingga akhirnya tim dokter menemukan penyebab gadis malang itu meninggal.
Dokter mengatakan penyebab kematian wanita itu adalah emboli paru yang mungkin dipicu oleh trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT).
Meskipun tampak tidak saling berkaitan, sebuah penelitian tahun 2008 telah mengungkapkan bahwa cedera kaki ringan yang tidak dibantu gips atau bed rest dapat meningkatkan kemungkinan DVT, laman WebMD melaporkan.
DVT dapat menyebabkan emboli paru ketika gumpalan darah naik ke jantung atau paru-paru. Akibatnya, penderita akan mengalami gejala seperti kesulitan bernapas, batuk darah atau nyeri di dada.
Agar tidak terkena DVT, hindari duduk atau berdiri lebih dari satu jam. Selain itu, minum air putih yang banyak dan kenakan kaus kaki kompresi khusus jika diperlukan.
Jika Sahabat Dream menderita cedera kaki ringan seperti pergelangan kaki terkilir atau otot robek, perhatikan apakah ada gejala DVT.
Beberapa gejala DVT tersebut di antaranya pembengkakan, mata kaki lembek, kram, kemerahan atau perubahan warna pada area yang bengkak, serta pembuluh darah vena yang menonjol.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?