Bakteri Kusta (Foto: Shutterstock)
Dream - Penyakit kusta yang disebabkan bakteri Mycobacterium Leprae, identik sebagai penyakit yang menimbulkan kecacatan. Bahkan yang memprihatinkan, masih ada mitos di masyarakat yang menganggap penderita kusta mendapat kutukan.
Padahal penyakit kusta bisa disembuhkan. Waktu penyembuhannya pun hanya tiga bulan, jika mendapat pengobatan yang intensif.
Hal ini diungkapkan dr. Wiendra Waworuntu, dari Kementerian Kesehatan dalam rangka memperingati Kusta Sedunia.
" Penyakit kusta bukanlah penyakit keturunan atau penyakit kutukan dan salaman sama orang kusta itu tidak apa-apa. Kusta dapat disembuhkan tanpa cacat bila ditemukan secara dini dan diobati secara tepat, hanya 3 bulan diobati dengan benar penyakit kusta akan sembuh," ungkap Wiendra, saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, 7 Februari 2019.
Gejala awal penyakit kusta adalah bercak pada kulit yang mati rasa. Banyak penderitanya yang mengabaikan dan beranggapan tidak perlu diobati. Padahal apabila terlambat diobati dan terdapat bakteri aktif maka bisa mengakibatkan kecacatan, hingga masalah psikologis.
Bakteri penyebab kusta ditularkan melalui kontak kulit yang lama dan erat dengan penderita. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dua cara yang paling diyakini bisa menyebarkan bakteri penyebab kusta yaitu lewat kulit dan cairan lendir (ingus) dari hidung.
(Sah, Laporan Tri Yuniwati Lestari)
Advertisement

Cabe Jawa yang Terlupakan, dan dari Mana Sebenarnya Asal Cabai yang Kita Kenal Sekarang


Sejarah Kecap Manis dan Mengapa Ia Begitu Dicintai di Indonesia

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI

Tak Pernah Rendah Diri, Sejak Lahir Bayi Jerapah Sudah Lebih Tinggi dari Kebanyakan Pria Dewasa

Menguasai Lebih dari Satu Bahasa Terbukti Bisa Membuat Otak Tetap 'Muda'

9 Pekerjaan yang Diprediksi Tetap Bertahan di Tengah Gempuran AI