Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sereh (Foto: Shutterstock)
Dream - Kasus demam berdarah dengue yang jumlahnya terus meningkat di berbagai daerah, membuat kita harus waspada. Upaya pencegahan biasa dilakukan dengan mengubur tempat-tempat genangan air yang diduga menjadi saran nyamuk Aedes Aegipty berkembang biak.
Pencegahan juga bisa dilakukan menggunakan dua bahan alami yaitu sereh dan lavender. Kedua jenis tanaman ini punya aroma alami yang kuat. Aroma alami lavender dan serai cukup disenangi manusia, sebaliknya sangat tidak disukai nyamuk
Saat mencium bau lavender dan serai di rumah, nyamuk pembawa virus DBD enggan masuk ke rumah dan tidak menggigit manusia.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan lavender dan serai efektif mengusir nyamuk, tapi harus bersamaan dengan upaya penanganan DBD lain.
" Sebetulnya enggak ada masalah menggunakan tanaman lavender dan serai untuk mengusir nyamuk. Baik kedua tanaman itu, utuh atau sudah jadi senyawa (semprotan) tertentu, sama-sama bisa mencegah gigitan nyamuk. Tapi tetap harus dibarengi metode Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) juga," kata Nadia saat ditemui di Kementerian Kesehatan, beberapa waktu lalu.
Metode PSN bisa menggunakan larvasida untuk membunuh jentik-jentik nyamuk dan fogging (pengasapan) untuk memberantas nyamuk dewasa. Masyarakat juga bisa melakukan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) perlu dilakukan.
Menguras yakni membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampuangan air, seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, dan penampungan air lemari es.
Menutup rapat-rapat sejumlah tempat penampuangan air, misal drum, kendi, toren air, dan lain-lain dapat mencegah nyamuk DBD berkembangbiak. Mengubur dan mendaur ulang barang bekas yang tak terpakai bisa dilakukan.
(Sah, Laporan Fitri Haryanti Harsono/ Liputan6.com)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari