Shanty, Foto : Instagram
Dream - Masih ingat dengan Annisa Nurul Shanty Kusuma Wardhani atau yang kerap disapa Shanty? Dia adalah penyanyi pelantun tembang Oh Kasih yang rilis 23 tahun silam.
Setelah 12 tahun vakum, Shanty kembali ke jagat hiburan Indonesia untuk mengobati kerinduannya. Shanty yang sekarang tinggal di Bali akhirnya mengeluarkan single terbaru berjudul Kupu Menanti ciptaan Rika Roeslan, yang sebelumnya menciptakan hits Oh Kasih.
" Betul, (untuk obati kerinduan penggemar), untuk obati kerinduan saya sendiri juga sih," kata Shanty dalam konferensi pers virtual, Jumat 26 Mei 2023.

Shanty menceritkan bahwa lagu ini tentang fase evolusi dalam kehidupannya. Dia mengibaratkan kehidupannya seperti kupu-kupu, proses sang dari awal meniti karier hingga saat ini.
" Ini adalah evolusi dari kupu-kupu sebelumnya dari gold menuju warna warni jadi ada transisinya dari ulat menjadi butterfly," ungkapnya.
Meski sudah cukup lama vakum dari dunia musik Tanah Air karena sempat tinggal di Hong Kong, Shanty percaya lagunya ini bisa diterima dengan baik.
" Saya percaya Kupu Menanti bisa membawa saya kembali ke industri musik Indonesia," imbuhnya.
Bersamaan dengan perilisan lagu ini, Shanty juga mengeluarkan sebuah mini album atau EP berjudul Kupu Menanti. Album ini berisi empat buah lagu yaitu Kupu Menanti, Oh Kasih 2.0, Oh Kasih (remix version), dan Hanya Memuji (remix version).
" Saya bersyukur masih bisa berkarya, hari ini adalah hasil kerja keras kita semua sama doa yang paling penting," katanya. (x)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga

Raja Herbal dari Ketapang Sebagai Benih Kemandirian Ekonomi Desa