Penghasilan Bertambah, Segini Uang Transfer Roy Citayam Fashion Week Buat Biaya Sekolah Adik

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 3 Agustus 2022 16:23
Penghasilan Bertambah, Segini Uang Transfer Roy Citayam Fashion Week Buat Biaya Sekolah Adik
Roy rela putus sekolah demi adiknya bisa mengenyam pendidikan

Dream - Kepopuleran Roy, salah satu ikon Citayam Fashion Week disambut  baik oleh sang ayah Jamaludin. Dia berharap sang anak bisa sukses sehingga bisa membantu keluarga.

" Kaget campur bahagia. Saya doain biar dia sukses masa depannya dan bisa bantuin adiknya yang penting," kata Jamaludin di akun YouTube TRANS TV Official.

Menurut Jamaludin, Roy cukup rutin memberikan uang untuk membantu keluarga terutama untuk biaya sekolah adiknya.

" Yah kalau ngirim bagaimana si Roy buat kebutuhan adiknya sekolah. Paling seminggu Rp 500 ribu,"  ungkap dia.

Roy© Youtube

1 dari 7 halaman

Roy rela putus sekolah demi adiknya bisa melanjutkan pendidikan. Diketahui semenjak sang ibu meninggal dunia, pemilik nama asli Aji Alfiandi itu memutuskan untuk berhenti sekolah karena sang ayah tidak bisa membiayainya lagi.

" Iya berobat waktu itu. Rumah dijual, Roy bilang sudah pak Roy sekolah sampe sini saja,"  tutur Jamaludin.

Roy pun tak masalah tak bisa melanjutkan sekolah yang terpenting adiknya bisa mengenyam pendidikan.

" Intinya mah asal bersama orangtua kita bahagia walau nggak sekolah. Apalagi adik masih kelas 1 SD," ujar Roy.

2 dari 7 halaman

Roy, remaja yang namanya melejit bersama viralnya Citayam Fashion Week, membagikan kisah hidupnya saat melakukan live Instagram bersama Sandiaga Uno.

Kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, Roy membeberkan kodisi keluarganya sehingga dia terpaksa putus sekolah sejak kelas tiga SMP.

" Putus sekolah pas orangtua sakit. Habis itu orangtua meninggal, enggak bisa lanjut lagi (sekolah). Rumah juga dijual," kata Roy yang kala itu juga ditemani manajernya, Fikri.

Sandiaga Uno dan Roy Citayam© Instagram @pesona.indonesia

3 dari 7 halaman

Beberapa waktu lalu, Sandiaga menawarkan beasiswa kepada Roy. Namun remaja itu menolak. Itu pula yang membuat Sandiaga penasaran.

" Waktu itu kan viral beasiswa dari saya ditolak. Boleh tahu enggak alasannya kenapa? Enggak apa-apa, saya enggak marah," tanya Sandiaga.

Bagi Roy, saat ini pendidikan bukanlah prioritas. Dia lebih butuh uang untuk menghidupi keluarga.

" Alasannya yang saat ini saya butuhin uang Pak. Buat bantu orangtua, mau jadi content creator juga," jawab Roy.

4 dari 7 halaman

Dengan obrolan virtual yang berlangsung sekitar 23 menit itu, Sandiaga Uno mengaku paham bahwa Roy ingin menjadi content creator agar menghasilkan uang buat keluarganya.

Sandiaga Uno dan Roy Citayam© Instagram @pesona.indonesia

" Sekarang saya bisa ngerti karena ngobrol langsung jadi ngerti alasannya waktu yang ada sekarang bukan buat nimba ilmu, tapi buat ciptakan konten biar menghasilkan dan bantu keluarga," ungkap Sandiaga.

" Buat bantu adik sekolah juga sih," jawab Roy.

5 dari 7 halaman

Sandiaga lantas menawarkan kembali kesempatan beasiswa untuk remaja bernama asli Aji Alfiyandi itu.

" Tapi kalau misalnya ditawari lagi kira-kira dengan pemikiran untuk supaya bisa Roy masih bisa ngonten, berkegiatan, Roy juga bisa dapat pelatihan agar konten-kontennya lebih keren kira-kira diterima enggak?" tanya Sandiaga.

Sandiaga Uno dan Roy Citayam© Instagram @pesona.indonesia

" Diterima, kalau buat content creator. Tapi, kalau beasiswa maaf banget Pak," ujar Roy.

6 dari 7 halaman

Remaja yang kini baru berusia 17 tahun itu meminta beasiswa dialihkan ke sang adik.

" Tapi kalau buat adik saya bisa enggak Pak?" tanya Roy.

Mantan Wakil Gubernur Jakarta menyatakan kesiapannya atas permintaan Roy. Namun dia memberikan syarat agar Roy mengikuti pelatihan membuat konten. Dia berharap Roy bisa berkarya dengan jangka waktu yang panjang.

" Kalau permintaan Roy seperti itu, beasiswa dialihkan ke adik tapi dengan syarat Roy ikut pelatihan untuk membuat konten yang bagus. Supaya nggak cuma kali ini saja, supaya tahun depan-depan Roy punya ilmu untuk menciptakan konten-konten yang bisa jadi santapan dan disukai masyarakat. Jangan sampai cuma 2022 aja 2023 aja terus redup," pesan Sandiaga.

 

7 dari 7 halaman

Beri Komentar