Amy Qanita (Dream/Nur Ulfa)
Dream - Usai kabar Ibunda Raffi, Amy Qanita akan melaporkan 'haters' ke pihak berwajib, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina juga dikabarkan akan melakukan langkah serupa.
Namun kabar tersebut langsung ditepis Amy. Menurut nenek dari Rafathar ini, anak dan menantunya itu masih kuat menghadapi cibiran.
" Kalau anak-anak sudah pada kuat. Tapi saya sebagai ibu dihujat-hujat, difitnah juga, Kan enggak terima," kata Amy, Jumat 21 Oktober 2016.
![]()
Amy mengaku tak khawatir jika langkahnya itu akan memicu para netizen berkomentar pedas kepadanya. Sebagai warga negara, Amy mengaku hanya ingin menjalankan hak sama yang dimilikinya.
![]()
" Gak Apa-apa diolok olok juga. Semua kan ada konsekuensinya. Di negara kita udah ada undang undang ITE, jadi saya juga punya hak. Karena pemberitaan sudah keterlaluan," kata Amy.
© Dream
Ibu tiga orang anak ini mengatakan akan segera melaporkan ulah para haters tersebut ke aparat penegak hukum. Amy mengaku sudah membawa bukti kuat untuk melaporkan haters.
" Insya Allah, Sabtu mau laporan ke Polda masalah haters. Kemarin saya bukannya ngulur ngulur kan saya masih ada program saya juga. Karena BAP (Berita Acara Pemeriksaan) juga lama kan gak enak izin," pungkasnya.(Sah)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru