Di Ujung Ajal, Budi Anduk Salat Sambil Duduk dan Tayamum

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 13 Januari 2016 13:15
Di Ujung Ajal, Budi Anduk Salat Sambil Duduk dan Tayamum
Sosok yang sederhana dan perhatian membuat Budi banyak dicintai dan selalu diingat sahabat dan para penggemarnya. Dalam hal ibadah, Budi tidak pernah melupakan sholat.

Dream - Kepergian komedian Budi Anduk masih menyisakan kesedihan di keluarga dan manager komedian Budi Anduk, Wawan. Tak hanya kepada keluarga, menurut Wawan, Budi begitu perhatian dengan para sahabatnya.

Sosok yang sederhana dan perhatian itu yang membuat Budi banyak dicintai dan selalu diingat sahabat dan para penggemarnya. Dalam hal ibadah dikatakan Wawan, Budi tidak pernah melupakan sholat.

" Alhamdulillah dia rajin sholat, bahkan di rumah sakit saja sempat sholat walaupun duduk dan tayamum," ungkap Wawan, Rabu 13 Januari 2016.

Melihat artisnya sempat diisukan sakit karena santet dan guna-guna, Wawan pun mengaku sedih. Menurutnya, mendiang tak pernah merasa bersaing dengan artis lain di dunia lawak Tanah Air.

" Masalah guna-guna itu enggak ada. Mungkin cuma halusinasi padahal itu benar-benar penyakit. Ada yang bilang soal persaingan di dunia lawak, tapi dia enggak pernah merasa saingan dengan siapapun," paparnya.

1 dari 4 halaman

Rajin Puasa Senin Kamis

Dream - Mendengar kabar Budi Anduk meninggal dunia, komedian Daus Separo terkejut dan tidak menyangka. Di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, hari ini, Senin 11 Januari 2016 Budi menghembuskan napas terakhirnya karena mengidap kanker paru-paru stadium 4.

" Mendengar kabar meninggal, kaget lah ya. Saya temenan sama Budi enggak cuma setahun dua tahun. Sudah kayak saudara," kata Daus saat ditemui di rumah duka, Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur, kemarin. 

Menurut pria pemilik nama Muhammad Firdaus, meninggalnya Budi Anduk sudah menjadi jalan terbaik untuk sahabatnya itu.  

" Beliau orang yang betul-betul kami contoh. Orangnya santai apa adanya. Meski sibuk ibadahnya enggak pernah lewat. Terus juga puasa Senin Kamis," kata Daus.

Sebelum meninggal, Daus mengaku sempat bertemu dan dititipkan pesan untuknya.

" Terakhir ketemu jenguk. Karena kami satu manajemen kami bicarakan soal manajemen. Dia pesen sama kami agar tetap kompak. Saya kalau becanda sama beliau kaya anak kecil. Banyak banget kenangan. Sering saya jahilin beliau. Dia jadi bahan becandaan tapi legowo. Dia itu orangnya perfect dan multitalenta," kenang Daus. (Ism)

2 dari 4 halaman

Cerita Keluarga Sebelum Budi Anduk Berpulang

Dream - Dunia hiburan Tanah Air berdua. Salah satu komedian ternama, Budi Prihatin atau terkenal dengan sebuat Budi Anduk menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Senin, 11 Januari 2015 sekitar pukul 14.45 WIB.

Serangan kanker paru-paru yang dideritanya membuat tubuh Budi tak mampu melawan penyakit tersebut. Sebelum meninggal, Budi sempat terbaring di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Adik Budi, Winda mengatakan sang kakak telah lama mengidap penyakit tersebut. Sebelum dilarikan ke rumah sakit Darmais, Jakarta, kondisi kesehatan Budi sempat stabil.

" Masuk rumah sakit dua hari lalu saat kondisinya masih stabil. Sakitnya sudah lama tetapi tidak dirasa. Kakak saya sempat tidak mau, mungkin karena takut dokter," tutur Winda kepada Dream.co.id, Senin 11 Januari 2016.

Winda menceritakan Budi sempat dimarahi dokter karena dianggap telat ditangani. " Kami juga sedih sekali. Berat rasanya, kakak saya sempat beberapa kali masuk rumah sakit di Cirebon. Pernah juga disedot cairannya di paru-paru, mohon doa," ungkapnya.

Kini menurut Winda semua keluarga sudah berkumpul untuk mendoakan kesembuhan Budi. Tidak hanya itu hampir semua teman-teman Budi sesama public figure menjenguk dan memberikan semangat serta doa.

" Keluarga semuanya sudah berkumpul karena kondisinya sangat kritis. Teman-temannya juga sudah datang menjenguk, mohon doanya agar tertolong. Kami berharap ada mukjizat untuk kesembuhannya," katanya.

 

3 dari 4 halaman

Firasat Keluarga

Dream - Setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru stadium 4, komedian Budi Anduk meninggal dunia hari ini, Senin 11 Januari 2016. Tangis keluarga dan sahabat pun pecah di depan ruang perawatan Intensif HCU, Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat.

Rasa kehilangan begitu terasa. Komedian yang dikenal dengan jargon 'coy' ini meninggalkan banyak kenangan indah untuk keluarga dan sahabat.

" Iya kakak saya sudah enggak ada, mohon doanya. Saya memang selalu standby di rumah sakit untuk jagain kakak saya. Saya begitu sayang denganya," kata adik Budi, Winda kepada Dream.co.id. 

Winda mengatakan, istri Budi, Neneng, sempat memintanya untuk tidak pulang karena kondisi Budi saat itu masih kritis.

" Saya tidak diperbolehkan pulang oleh istrinya. Iya (mungkin ini firasat), dokter memang meminta manggil semua keluarga dan teman datang hari ini karena peluangnya sangat tipis. Tadinya kami berharap adanya mukjizat," kata Winda.

Dengan keikhlasan, ucapan basmalah pun terlontar dari bibir Winda untu melepas sang kakak tercinta.

" Bismillah, mungkin memang ini yang terbaik. Mohon doa untuknya. Ini berat untuk kami, Alfatihah mengiringinya," tutur Winda.

Menurut Winda, Budi sudah lama mengidap kanker paru-paru namun karena enggan berobat ke dokter. Kondisi ini yang membuat penanganannya disebut dokter sudah terlambat.

" Kakak saya masuk rumah sakit Dharmais dua hari lalu, dia sempat enggak mau mungkin karena takut dokter. Soalnya dia pernah beberapa kali masuk rumah sakit, dimarahi dokter karena terlambat penanganannnya," ungkapnya.  (Ism) 

4 dari 4 halaman

Tanpa Nisan dan Shalawat

Dream - Jenazah komedian Budi Anduk dimakamkan di pemakaman dekat rumahnya, Kampung Kemang, Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, pukul 19.00 WIB, Senin 11 Januari 2015.

Pantauan Dream.co.id, pemakaman penuh dengan kerabat dari artis yang mengantarkan Budi Anduk keperistirahatan terakhir. Diantaranya Daus Separo, Budi Anduk, Ustaz Jacky Mirza, Ari Untung, Parto. Warga sekitar juga ikut mengantarkan sosok komedian asal Cirebon itu.

Sang istri, Neneng Nurhayati tak kuasa menahan tangis saat mendampingi almarhum ke peristirahatan terakhir. Ia berusaha ikhlas melepas suaminya itu. Lantunan salawat terus menghantarkan kepergian Budi Anduk.

Pria bernama lengkap Budi Prihatin dimakamkan tanpa nisan. Hanya terlihat beberapa helai bunga mawar merah dan melati berwarna putih sebagai tanda.

" Saya sudah ikhlas," tutur Neneng berlinang airmata, sembari masuk di dalam mobil ambulans.

Budi Anduk meninggal usai menjalani perawatan kanker paru-paru stadium 4 di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat.

Budi yang sudah dua hari dirawat di rumah sakit selalu dikelilingi keluarga dan para sahabat sesama artis. (Ism) 

Beri Komentar