Curhat Getir Mesut Ozil Dicampakkan Arsenal, Sempat Singgung Sabar

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 22 Oktober 2020 18:33
Curhat Getir Mesut Ozil Dicampakkan Arsenal, Sempat Singgung Sabar
Ozil membuat unggahan yang isinya mengejutkan.

Dream - Unggahan pesepakbola profesional Mesut Ozil membuat dalam sepekan terakhir menyita perhatian pecinta sepakbola dan fans Arsenal. Setelah 5 hari yang lalu sempat menyinggung sabar, atlet muslim ini menuliskan permohonan maaf kepada seluruh pendukung klubnya..

Ozil membuat unggahan di Instagram yang sekilas bernada pamitan kepada timnya. Dia mengawalinya surat terbuka yang diunggah di akun Istagram @m10_official itu dengan ungkapan kekecewaan.

" Ini merupakan pesan yang sulit ditulis untuk penggemar @Arsenal yang saya telah jadi pemainnya dalam beberapa tahun terakhir," tulis Ozil.

" Saya sangat kecewa dengan kenyataan bahwa saya tidak terdaftar untuk musim @premierleague untuk saat ini," tulis dia melanjutkan.

Padahal, Ozil mengaku siap memberikan loyalitas penuh terhadap klub yang dia cintai setelah penandatanganan kontrak barunya pada 2018. Sayangnya, kontrak tersebut belum dibalas hingga sekarang.

" Seperti yang baru saya ketahui, kesetiaan sulit didapat saat ini. Saya selalu berusaha untuk tetap positif dari minggu ke minggu bahwa mungkin ada peluang untuk segera kembali ke skuat," kata dia.

1 dari 4 halaman

Soal Kontrak?

Dia mengaku selama ini selalu diam dan menunggu kepastian. Selama jeda musim akibat Covid-19, dia mengaku senang sudah membuat perubahan bersama Mikel Arteta, sang pelatih baru.

" Kami berada di jalur yang positif dan saya akan mengatakan penampilan saya berada pada level yang sangat bagus," kata Ozil.

Harapan itu pupus. Ozil tidak bisa lagi bermain bersama Arsenal lantaran kontraknya belum juga dijawab.

Dia pun memutuskan untuk terus berlatih dan berjuang agar musim kedelapannya di Arsenal tidak berakhir buruk. Dia berjanji keputusan apapun saat ini tidak akan mengubah pendiriannya.

" Saya akan terus berlatih sebaik yang saya bisa dan berusaha menggunakan suara saya untuk melawan ketidakmanusiawian dan untuk keadilan," kata Ozil.

      Lihat postingan ini di Instagram

This is a difficult message to write to the @Arsenal fans that I’ve played for over the past few years. I’m really deeply disappointed by the fact that I have not been registered for the @premierleague season for the time being. Upon signing my new contract in 2018, I pledged my loyalty and allegiance to the club that I love, Arsenal, and it saddens me that this has not been reciprocated. As I have just found out, loyalty is hard to come by nowadays. I've always tried to remain positive from week to week that there's maybe a chance to get back in the squad soon again. That's why I kept silent so far. Before the Coronavirus break I was really happy with the development under our new coach Mikel Arteta - we've been on a positive way and I would say my performances were on a really good level. But then things changed, again, and I was not longer allowed to play football for Arsenal. What else can I say? London still feels like home, I still have many good friends in this team, and I still feel a strong connection with the fans of this club. No matter what, I will keep fighting for my chance and not let my 8th season at Arsenal end like this. ???????????????? I can promise you that this hard decision won't change anything in my mindset - I will continue to train as best as I can and wherever possible use my voice against inhumanity and for justice. #M1Ö #YaGunnersYa

Sebuah kiriman dibagikan oleh Mesut O?zil (@m10_official) pada

2 dari 4 halaman

Mesut Ozil Tak Disertakan di Pro Evolution Soccer (PES) di China

Dream - China kembali melakukan protes terhadap gelandang Arsenal, Mesut Ozil. Kali ini Mesut Ozil tidak disertakan dalam permainan atau gim video Pro Evolution Soccer (PES) yang dirilis di Negeri Tirai Bambu Tersebut.

Sebelumnya, Mesut Ozil mengkritik peran dunia Muslim terhadap penanganan etnis Uighur di China. Kritik tersebut ditulis Ozil di Twitter pribadinya.

" Di China) Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah-sekolah teologi Islam, madrasah dilarang, cendekiawan agama dibunuh satu per satu. Terlepas dari semua ini, umat Islam tetap diam,” tulis Ozil.

Akibat kritik tersebut, stasiun televisi China, CCTV 5, enggan menayangkan pertandingan penting Arsenal melawan Manchester City pada akhir pekan lalu.

Langkah protes China tidak hanya sampai di situ. Terkini, pembuat Pro Evolution Soccer (PES) yang berbasis di China NetEase memutuskan tidak menyertakan Ozil dalam tiga versi gim video tersebut.

NetEase telah merilis pernyataan resmi bahwa postingan Ozil di Twitter telah melukai hati para penggemarnya di China.

Meskipun banyak yang membuat bantahan tentang penindasan pemerintah China terhadap Muslim Uighur, namun kisahnya terus saja muncul di media.

Pemerintah China sendiri telah menuduh Ozil sebagai korban berita palsu alias hoaks. Sementara Arsenal menyatakan bahwa klub tidak ingin ikut campur terhadap sikap Ozil tersebut.

Sumber: Iamlejen

3 dari 4 halaman

Komentar Mesut Ozil tentang Muslim Uighur Bikin TV China Ogah Siarkan Arsenal

Dream - Gelandang Arsenal, Mesut Ozil, mengkritik peran dunia Muslim terhadap penanganan etnis Uighur di China, Jumat 13 Desemeber 2019. Kritik tersebut ditulis Ozil di Twitter pribadinya.

“ (Di Cina) Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah-sekolah teologi Islam, madrasah dilarang, cendekiawan agama dibunuh satu per satu. Terlepas dari semua ini, umat Islam tetap diam,” tulis Ozil.

Menurut Sky News, akibat pernyataan itu, stasiun televisi China, CCTV 5, enggan menayangkan pertandingan penting Arsenal melawan Manchester City.

CCTV 5 beralasan, pernyataan Ozil membuat kecewa penggemar sepak bola dan otoritas resmi sepakbola China. Laga tersebut berkesudahan dengan kemenangan Manchester City, 0-3.

4 dari 4 halaman

Penjelasan Arsenal

Sebagai ganti siaran langsung, CCTV 5 menayangkan siaran ulang Totenham Hotspur melawan Wolves yang berkesudahan 2-1.

China merupakan pangsa pasar besar Premier League. Hak siar Premier League di China mencapai 700 juta dollar, atau sekitar Rp981 miliar, untuk musim 2019 hingga 2022.

Arsenal belum memberi komentar resmi mengenai pernyataan Ozil. Klub London Utara itu membagikan penjelasan untuk penggemarnya di China melalui Weibo.

" Konten tersebut merupakan ekspresi personal dan pendapat pribadi Ozil. Sebagai klub sebakbola, Arsenal selalu menganut prinsip tidak terlibat dalam politik," tulis Arsenal.

Beri Komentar