3 Jam Usai Diterima di Universitas Top, Remaja Ini Tewas

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 24 Juli 2015 08:15
 3 Jam Usai Diterima di Universitas Top, Remaja Ini Tewas
Setelah menerima surat pengumuman tersebut, ia meninggal dunia. Impiannya ikut sirna, terbukur dengan jasadnya.

Dream - Seorang siswa Shanghai yang tengah sakit keras akhirnya bisa diterima di universitas impiannya. Namun sayang, tiga jam setelah pengumuman tersebut, siswa itu meninggal dunia pada Minggu, 19 Juli.

Lu Qu-cheng, yang tinggal di kota Yongyang Town, Nantong, mengalami rasa sakit di perutnya sebelum dan saat menjalani gaokao, sebutan ujian masuk perguruan tinggi di Tiongkok.

Setelah ujian, ia didiagnosis mengidp kanker Non Hodgkin lymphoma (NHL) ketika menjalani operasi bedah usus buntu, dan dikirim ke Rumah Sakit Changhai di Shanghai pada 6 Juli.

" Meskipun sakit, Lu sangat berharap pada hasil ujian. Dengan skor 356, dia merasa optimis bisa meraih mimpi masuk universitas favorit Nanjing University of Technology," kata Zhang Jian, kepala humas Nanjing University.

Setelah tahu tentang penyakitnya, pihak universitas segera mengulurkan tangan bekerja sama dengan Palang Merah untuk penggalangan dana.

Pada 18 Juli, Lu diterima di jurusan transportasi. Hanya satu hari kemudian, Zhang, bersama dengan wakil sekretaris fakultas Chen Juan dan profesor Gao Jie, naik kereta pagi ke Shanghai, membawa berita baik dan dana sumbangan 5.000 yuan untuk Lu.

Setelah tiba di rumah sakit pukul 10.20, profesor Gao menyerahkan bantuan dan surat pengumuman kepada ayah Lu. Saat itu kondisi Lu sudah kritis, dia mengalami demam tinggi.

" Lu kemudian bertanya pada ayahnya apa itu, dan menjadi begitu emosional ketika mengetahui diterima di Nanjing University. Dia terus memegang surat pengumuman diterima di universitas tersebut," kata Chen, menambahkan bahwa Lu telah begitu khawatir penyakitnya akan merenggut kesempatan dia masuk perguruan tinggi.

Tragisnya, pada jam 01:20 atau hanya tiga jam setelah menerima surat pengumuman tersebut, Lu meninggal dunia.

(Sumber: shanghaiist.com)

Beri Komentar