Ilustrasi
Dream - Demi memperhatikan pelayanan terhadap para jenazah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berkomitmen meningkatkan kemampuan para pengurus masjid atau modin. Pemkab Banyuwangi mengadakan pelatihan bagi para modin di 25 kecamatan se-Banyuwangi.
Pelatihan 734 modin itu untuk meningkatkan pengurusan jenazah baik dari aspek keagamaan maupun kesehatan.
Staf Ahli Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Heru Santoso mengatakan,pelatihan mengurus jenazah menjadi salah satu perhatian pemkab Banyuwangi karena kegiatan ini hukumnya fardu kifayah atau wajib dilakukan.
“ Sesuatu yang wajib itu berarti harus dilaksanakan, namun tidak semua orang memiliki pengetahuan yang kemampuan untuk mengurus jenazah. Maka pelatihan ini menjadi penting untuk digelar,” kata Heru, kepada Merdeka.com.
Pelatihan mengurus jenazah diharapkan menjadi cara untuk mengkaderisasi modin-modin yang terampil. Sebab, saat ini jumlah modin pengurus jenazah masih terbatas.
“ Semakin banyak yang terampil dalam mengurus jenazah maka meringankan kerja modin-modin kita yang rata-rata sekarang ini sudah senior. Juga ada penggantinya apabila modin yang bertugas mengurusi jenazah tidak ada ditempat,” ujar dia.
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar


Jarang Jalan Kaki Bisa Berdampak pada Tubuh, Ini 6 Perubahan yang Perlu Diwaspadai