Ambisi Vision 2030, Arab Saudi Kembangkan Fashion Hijab

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 25 Desember 2017 10:33
Ambisi Vision 2030, Arab Saudi Kembangkan Fashion Hijab
Langkah ini disambut positif para penggiat dunia fashion.

Dream - Arab Saudi ingin memanfaatkan ketertarikan dunia fashion modest wear yang berkembang di dunia. Dengan sedikitnya platform, Arab Fashion Council, berencana membuka kantor cabang di Riyadh, Arab Saudi.

Perkumpulan ini untuk mendukung dunia fashion di Arab Saudi. Terutama, mengajak para desainer asal Negeri Petro Dollar yang bekerja di Dubai, UEA, atau Eropa untuk kembali pulang.

" Ini adalah langkah yang sangat positif dan sangat cerdas dan saya senang melihat perkembangan lebih lanjut di wilayah ini," kata Ketua Islamic Fashion and Design Council, Alia Khan, kepada Arab News, Minggu, 24 Desember 2017.

" Keputusan ini merupakan pembuka penting untuk gaya pakaian dan kemewahan di pasar Arab Saudi, dan kita akan menjadi bagian untuk itu," ucap dia menambahkan.

Untuk menggagas perubahan gaya pakaian yang ada, Islamic Fashion and Design Council menunjuk Layla Issa Abuzaid sebagai Direktur Arab Fashion Council.

" Lembaga ini akan membuka pintu bagi arus investasi asing ke negara ini."

Langkah tersebut memberi masukan pada ambisi Vision 2030 untuk mendiversifikasi ekonominya dan memelihara industri baru sambil memanfaatkan energi dan aspirasi dari generasi muda.

" Fashion selalu penting bagi orang Arab dan perancang kami pasti mendapat keuntungan dari awal infrastruktur mode yang tepat," kata Marriam Mossalli, editor mode terkenal Saudi dan pendiri konsultan Niche Arabia.

" Kami melihat sektor kreatif di Saudi tumbuh secara eksponensial," ujar Miriam menambahkan.

Perancang busana asal Arab Saudi Arwa Al-Banawi, yang secara teratur berpameran di Paris Fashion Week, mengatakan kehadiran dewan tersebut akan berarti bahwa perancang muda Arab Saudi untuk tak lagi harus menunda mimpinya.

" Saya melihat banyak perancang yang keluar dari Arab Saudi."

Sampai saat ini, peragaan busana di Arab Saudi masih bersifat pribadi, acara khusus wanita, dengan sedikit kesempatan bagi desainer untuk bergaul dengan pembeli atau menampilkan karya mereka ke merek internasional.

Tahun lalu menandai pengecualian langka ketika anggota desainer kelas elit internasional, termasuk Naomi Campbell, Alberta Ferretti dan Delfina Delettrez Fendi masuk ke Jeddah untuk berpameran di Vogue Fashion Experience yang pertama, yang diselenggarakan oleh Vogue Italia.

Beri Komentar